PT PLN Bangun Pabrik Switchgear Di Cikande

PT PLN Bangun Pabrik Switchgear Di Cikande

cikande

LiBi Banten – Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Nasri Sebayang yang mewakili Direktur Utama PLN Sofyan Basir Meresmikan Grounbreaking (Peletakan batu pertama) Pabrik Switchgear untuk Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten , Senin (2/11/15).

Proyek untuk Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) merupakan realisasi kerjasama strategis antara PT PLN (Persero) dengan Cromton Greaves Limited sebuah perusahaan manufaktur peralatan listrik ketenagalistrikan dari India. Saat ini PT Perusahaan Listrik Negera (Persero) atau PLN sedang berusaha mengoptimalisasi biaya investasi dan operasional. Sebagai contoh, untuk biaya bahan bakar dalam beberapa tahun terakhir PLN terus berusaha untuk memperbaiki komposisi bauran energi (energy mix) dengan pemakaian pembangkit berbahan bakar minyak dan meningkatkan kontribusi pembangkit berbahan bakar batubara, gas dan air.

Nasri Sebayang dalam sambutannya mengatakan kebutuhan investasi dan operasi di sektor ketenagaistrikan masih sangat besar dan PT PLN (Persero) sedang berusaha mengoptimalisasi biaya investasi dan operasional.

“Untuk biaya bahan bakar dalam beberapa tahun terakhir PLN terus berusaha untuk memperbaiki komposisi bauran energi (energy mix) dengan pemakaian pembangkit berbahan bakar minyak dan meningkatkan kontribusi pembangkit berbahan bakar batubara, gas dan air dan kami juga melakukan optimalisasi biaya pemeliharaan serta investasi pada sektor transmisi dan distribusi ,” ujar Nasri Sebayang.

“beberapa terobosan, seperti salah satunya dengan mengembangkan sistem pengadaan yang lebih dapat memastikan diperolehnya barang dan jasa dengan kualitas handal dan harga yang lebih konpetitif,” Imbuh Nasri.

Pabrik Switchgear akan dibangun diatas lahan tanah seluas 29.395 meter dengan luas bangunan/pabrik seluas 8.422 meter persegi. Dengan total investasi sebesar US $22, 5 juta yang dibiayai oleh bank dan setoran modal dengan Debt to Equity Ratio (DER) 60:40 dan target operasi mulai Triwulan II 2016.

“kita berharap produk Switchgear yang dihasilkan nanti merupakan produk-produk berkualitas handal dan memiliki daya saing yang tinggi dipasar dalam negeri dan di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik,” Pungkas Nasri Sebayang. (hdyt)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply