Phillip Morris Kembangkan Pasar di India

_20160202_154353

LiBi Jakarta – Godfrey Phillips India Ltd, unit perusahaan Phillip Morris International Inc di India, mengatakan pihaknya berencana untuk menyewa penasihat perihal potensi penambahan aset dan penghargaan kepada para pemegang saham. Saham tembakau dengan perfoma terbaik di dunia ini terus memperpanjang kenaikan labanya.

Pada pertemuan dewan direksi tanggal 31 Januari, perusahaan resmi yang berbasis di Mumbai tersebut menggunakan jasa seorang bankir atau penasihat untuk melakukan studi dan memberikan bimbingan untuk “reorganisasi berbagai bisnis dalam rangka mencari peluang untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham” Demikian dikutip Bloomberg, Selasa, (2/2/2016).

Saham Godfrey Phillips telah melonjak 123 persen dalam satu tahun terakhir, membuat saham tersebut menjadi top performer diantara 28 anggota Bloomberg Industries Global Tobacco Competitive Peers Index, yang membandingkan dengan penurunan 13 persen di ITC Ltd atas tingginya pajak tembakau yang secara bertahap mengikis permintaan rokok. VST Industries Ltd telah menurun 10 persen pada periode yang sama.

Pajak dikenakan hingga 60 persen dari harga jual rokok di India, membuat perusahaan tembakau sangat sensitif terhadap pungutan tersebut. Pemerintah daerah juga telah merencanakan peraturan tambahan, seperti larangan penjualan rokok, yang dapat merugikan prospek industri.

Saham Godfrey Phillips’ naik 7,6 persen dalam perdagangan hari Senin (1 Februari) di Mumbai setelah melompat sebanyak 12 persen sebelumnya. Benchmark S & P BSE Sensex turun 15 persen pada tahun lalu. (we/lb)