Tahun 2015 Wisatawan Kunjungi Singapura Capai 15, 2 Juta

singa

LiBi Jakarta – Singapore Tourism Board (STB) mengatakan terdapat 15, 2 juta wisatawan yang mengunjungi Singapura pada tahun 2015.

Namun, pengeluaran belanja pengunjung turun 6,8 persen pada tahun 2015 yang pada awalnya diprediksikan mencapai S$ 22 miliar. Demikian seperti dikutip ChannelNews Asia, Senin, (29/2/2016).

Menurut STB, penurunan penerimaan pariwisata disebabkan oleh menurunnya jumlah pengunjung untuk melakukan bisnis dan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) sebanyak 6 persen.

STB mengatakan bahwa pertumbuhan kedatangan pengunjung rekreasi telah membantu untuk mengimbangi rendahnya kedatangan pengunjung untuk melakukan bisnis pada tahun 2015.

Diketahui, pengunjung dari Indonesia, yang merupakan pasar terbesar di Singapura, turun 10 persen tahun lalu. Penurunan tersebut disebabkan oleh melemahnya mata uang dan prospek ekonomi yang tidak menentu. STB mencatat 2,7 juta pengunjung dari Indonesia mengunjungi Singapura pada tahun 2015.

Sementara itu, pengunjung dari China, yang merupakan pasar terbesar kedua di Singapura, meningkat 22 persen. STB mengatakan bahwa peningkatan konektivitas penerbangan di kota-kota sekunder China membantu meningkatkan jumlah wisatawan. Namun, rata-rata turis China menghabiskan uangnya 5 persen lebih rendah pada tahun 2015 dibandingkan dengan tahun 2014.

Sebuah pertumbuhan kedatangan pengunjung juga terlihat dari Taiwan (12 persen), India (7 persen) dan Korea Selatan (7 persen).

Dalam hal pengeluaran, pertumbuhan pasar utama bagi penerimaan pariwisata adalah Jepang, yang tumbuh 6 persen, dan Inggris, yang tumbuh 4 persen.

Penurunan penerimaan pariwisata paling dirasakan berasal dari Indonesia, Australia dan Malaysia. STB mengatakan bahwa pasar ini memiliki tantangan ekonomi yang dihadapi dan mata uang mereka yang terdepresiasi terhadap dolar Singapura.

Ke depan, STB mengatakan bahwa mereka mengharapkan penerimaan pariwisata akan tumbuh antara 0 dan 2 persen pada tahun 2016, mencapai kisaran S$ 22-24 miliar. STB juga mengharapkan kedatangan pengunjung berada di kisaran 15,2-15,7 juta, dengan pertumbuhan 0-3 persen. (we/lb)