Lintas Bosnia.com – Para pelaku usaha disektor industri mengeluhkan suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia kelewat tinggi. Hal itu disampaikan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman yang menilai bahwa suku bunga kredit bank yang terlalu besar sangat memberatkan bagi industri terutama skala menengah ke bawah.
“Apalagi, industri kecil dan menengah (IKM) merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia,” kata Adhi di Jakarta, Jumat (5/5/2017).
Adhi berharap ke depan perbankan Indonesia dapat memperhatikan para pelaku industri. Dia meminta suku bunga kredit bisa turun dan jaraknya dengan suku bunga deposito tidak terlalu panjang.
Hal yang sama disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani yang mengatakan apabila suku bunga perbankan belum turun secara signifikan, maka akan membuat pelaku usaha untuk menahan ekspansi. Pasalnya, mereka mempertimbangkan kemampuan daya beli pasar yang masih rendah.
“Yang penting adalah mendorong peningkatan pasar atau konsumsi rumah tangga di berbagai sektor,” ujarnya. (ant/lb)