Pemprov Jawa Barat Dorong Pembangunan PLTU

listrik

Lintas Bisnis.com Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendorong agar pembangunan tiga proyek pembangkit listrik yakni PLTU Indramayu, PLTU Unit 2 Cirebon serta PLTA Upper Cisokan, Bandung Barat, dapat merekrut tenaga kerja lokal saat beroperasi nanti.

“Beberapa waktu lalu PLN melaporkan perkembangan tiga proyek pembangkit tersebut dan saya berharap pekerja lokal dilibatkan saat ketiga pembangkit listrik tersebut mulai beroperasi,” kata Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, ketika dihubungi melalui telepon, Minggu.

Ia meminta kepada PT PLN (Persero) Distibusi Jawa Barat untuk segera menyiapkan kriteria dan klasifikasi apa yang harus dipenuhi pekerja lokal di tiga pembangkit listrik tersebut.

“Tentunya harus dengan klasifikasi yang tepat, maka pemerintah daerah bisa menyiapkan dari sekarang, karena waktu operasinya 3 tahun lagi,” katanya.

Menurut dia, kesiapan pekerja lokal paling mungkin ada di proyek pembangunan PLTU 2 Indramayu sehingga pihaknya berencana mendorong agar Bupati Indramayu mengajukan surat permohonan resmi ke Pemprov Jabar yang kemudian akan diteruskan ke direksi PLN.

“Karenanya kami akan meminta informasi tenaga madya apa saja yang tenaga kerjanya bisa direkrut dari Indramayu,” kata dia.

Ia mengatakan jika PLN memberi peluang maka Pemkab Indramayu akan mendorong dalam waktu tiga tahun ke depan penyiapan pendidikan pekerjanya.

“Dan pola yang sama menurutnya bisa dilakukan di PLTU unit 2 Cirebon dan Upper Cisokan. Khusus Cirebon karena ini swasta, maka pola klasifikasinya mungkin sama, masyarakat Cirebon juga harus diperhatikan,” kata dia.

Dirinya mengatakan untuk PLTA Upper Cisokan, walaupun tidak ditangani secara khusus oleh PLN, saat ini perkembangan pembangunan fisiknya baru mencapai 30 persen.

Sementara untuk PLTU Cirebon 2 yang akan dibangun oleh konsorsium PT Cirebon Energi Prasarana sudah mulai melakukan persiapan pembangunan fisik.

“Kemudian satu lagi yang dikerjakan PLN dengan dukungan Jepang ada di Indramayu sebesar 2 x 1.000 MW,” kata dia.

Lebih lanjut Iwa mengatakan untuk PLTU 2 Indramayu sendiri saat ini tengah memproses persiapan pembebasan lahan dibantu Pemprov dalam urusan tata ruang dan administrasi pembebasan lahan.

“Jadi PLTU ini menjorok ke laut, pembangunannya sama dengan Cirebon menjorok ke laut dan memakai batu bara ramah lingkungan,” katanya. (Ant/lb)