ASPHURINDO Teken Mou Dengan Empat Stakeholder

ASPHURINDO Teken Mou Dengan Empat Stakeholder

4502

Lintas Bisnis.com Jakarta – Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) menggelar buka puasa bersama dan dialog interaktif bersama di resto Al jazeera, Jakarta Timur Rabu (7/6/2017)

Acara ini selain dihadiri para pemilik travel anggota asosiasi tersebut juga hadir Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Dirjen Kemenag, Muhajirin Yanis dan Head of Hajj & Umrah Business Consumer Liability Bank Muamalat Indonesia, Darma Wahyudi.

Dalam sambutannya Ketua Umum ASPHURINDO, Syam Resfiadi mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang telah menghadiri acara tersebut dan acara yang rutin digelar Asphurindo setiap Ramadhan ini dapat mempererat tali silaturahim di antara para anggota asosiasi.

“Ini merupoakan kegiatan rutin yang kami lakukan untuk mempererat silaturahmi ASPHURINDO kepada para anggota pelaksana haji dan umrah,” ujar Syam

Dalam acara ini ASPHURINDO juga menjalin sejumlah MOU dengan pihak Bank Muammalat dalam hal sistem pembayaran Haji Khusus juga dengan pihak JalanHalal.com dan Umrohzone.com untuk pemasaran online.

“ASPHURINDO juga telah bekerjasama denga PT. Pesona Arafah dalam hal pelaksanaan konsorsium haji khusus,”tegas Syam.

Sementara itu Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Dirjen Kemenag, Muhajirin Yanis dalam sambutannya mengatakan tentang penyelenggaran resmi perjalana haji dan umroh harus mempunyai legalitas dari kementrian terkait.

“Umrah diselenggarakan oleh swasta, pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan semua itu dapat berjalan aman dan lancar sesuai syariat Islam dan penyelenggara perjalanan ibadah umroh yang resmi memiliki legalitas namun di sisi lain, Pemerintah pun punya kewajiban memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada anggota jemaah umrah,” ujar Muhajirin.

Terkait maraknya pemberitaan pungutan liar asosiasi haji dan umrah, Muhajirin mengatakan pemerintah kita tidak memperkenankan pungutan yang tidak berdasar dan itu tidak diperbolehkan.

“Kita minta untuk tidak ada pembebanan kepada para jamaah yang tidak berdasar, tapi kalo selama ini kan itu urusan mereka adanya kesepakatan asosiasi dan anggotanya,” pungkas Muhajirin.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply