BKKBN Apresiasi Dukungan Para Sineas Muda Untuk Program KKBPK

BKKBN Apresiasi Dukungan Para Sineas Muda Untuk Program KKBPK

IMG_20170618_173128-800x600

Lintas Bisnis.com Jakarta – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Surya Chandra Surapaty bertemu para sineas muda dalam acara Film Maker Gathering dalam rangkaian acara Hari Keluarga Nasional XXIV di CGV Grand Indonesia, Jakarta (18/6). Surya mengapresiasi dukungan dari para pegiat film terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Dalam orasinya Surya mengatakan bahwa BKKBN membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Melalui ketetapan Undang-Undang (UU) Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, nomenklatur Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional berubah menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN). Payung hukum ini turut mengukuhkan KKBPK sebagai program andalan BKKBN.

Surya berharap para sineas muda dapat ikut berperan aktif dalam menyukseskan Program KKBPK dengan cara memasukkan pesan 8 (delapan) fungsi keluarga di dalam setiap naskah maupun kisah film yang dibuat. Delapan fungsi keluarga tersebut meliputi (1) fungsi keagamaan, (2) fungsi social budaya, (3) fungsi cinta kasih, (4) fungsi perlindungan, (5) fungsi reproduksi, (6) fungsi sosialisasi dan pendidikan, (7) fungsi ekonomi dan (8) fungsi pembinaan lingkungan.

Harapan kedua, para sineas harapkan dapat berperan dan mendukung BKKBN dalam Program Generasi Berencana (GenRe), dengan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku positif remaja tentang kesehatan reproduksi dan penyiapan kehidupan berkeluarga; bagaimana remaja dapat menghindari Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yaitu seks pranikah, pernikahan dini, dan napza; memahami dan menerapkan kedelapan fungsi keluarga, serta memiliki kecakapan hidup (fisik, mental, spiritual, kejuruan, kemampuan menghadapi kesulitan);

Ketiga, ikut serta dalam pembangunan karakter berbasis keluarga, terutama melaksanakan penanaman nilai-nilai Revolusi Mental berbasis keluarga karena pembangunan karakter dimulai di dalam keluarga, mulai dari pembinaan tumbuh kembang, penanaman nilai-nilai moral, dan pembentukan kepribadian; dan menjadi tempat belajar bagi anak dalam mengenal dirinya sebagai makhluk sosial dan pembentukan hati nurani. Dimana peran keluarga juga berperan sangat penting dalam pembangunan, upaya memantapkan ketahanan nasional hingga mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Diskusi selama 2 jam tersebut dihadiri juga Ketua Umum Persatuan Film Indonesia, Marcella Zalianty, Sutradara Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss, Anggi Umbara dan Anggota Dewan Kesenian Jakarta Komite Film, Agni Ariatama. Tujuannya tak lain untuk mensosialisasikan program KKBPK kepada para sineas muda juga mendapatkan masukan dari sineas muda, praktisi dan pemerhati film di Indonesia sebagai bahan strategi Advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta bahan bagi BKKBN untuk merancang konsep isi pesan dan media dalam setiap advokasi dan kie yang dilakukan.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply