Kemenko Perekonomian Kumpulkan Ekonom dan Pelaku Usaha

images (4)-257x143

Lintas Bisnis.com Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2017 sebesar 5,01% atau sama dengan pertumbuhan pada kuartal pertama. Pertumbuhan yang stagnan ini, dindikasikan bahwa perekonomian nasional sedang tidak sehat.

Lalu apa yang terjadi dengan ekonomi nasional? Apakah benar daya beli masyarakat melemah?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menggerar seminar Nasional bertajuk Apakah Perekonomian Indonesia Melambat, di Jakarta, Senin (14/8/2017).

Seminar ini dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Acara ini turut dihadiri pelaku kebijakan di antaranya Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistisk Badan Pusat Statistik (BPS) Sri Soelistyowati, Kepala Departemen Komunikasi BI Agusman, Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan, dan Head of Economic Research and Senior Econometrician PT Danareksa Research Institute Damhuri Nasution.

Selain pelaku kebijakan, seminar ini dihadiri juga kalangan pelaku usaha, di antaranya CEO PT Unilever Hematn Bakshi, Ketua I Asosiasi Gaikindo Jongkie D Sugiarto, Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Aulia Marinto, dan Ketua Asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan seminar ini bertujuan untuk menggali pandangan dari para pelaku kebijakan dan pengusaha tentang kondisi ekonomi tanah air saat ini.

“Kita ingin melibatkan rekan-rekan yang sehari-hari mengikuti kegiatan ekonomi kita baik sebagai pelaku usaha, maupun sebagai peneliti yang secara berkesinambungan mengikuti gerak langkah dari perekonomian kita,”Kata Darmin dalam sambutannya.