2018, Transjakarta Ajukan PSO Rp3,3 Triliun

images (1)-332x249

Lintas Bisnis.com Jakarta – Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengajukan “public service obligation” senilai Rp3,3 triliun pada 2018 untuk menutupi biaya produksi dan operasional Transjakarta.

“Besaran nilai PSO yang kami ajukan untuk tahun depan meningkat secara signifikan dari tahun ini. Tahun depan, kami ajukan PSO sebesar Rp3,3 triliun,” kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta, Senin.

Menurut dia, besaran nilai PSO yang diajukan untuk tahun depan cukup besar karena akan dipergunakan untuk menutupi biaya produksi sekaligus biaya operasional Transjakarta. Dia menuturkan penambahan nilai PSO itu dilakukan dengan asumsi target penumpang Transjakarta pada tahun depan akan mencapai sebanyak 212 juta orang.

Pada tahun ini, dia mengungkapkan jumlah PSO yang diajukan sebesar Rp2,8 triliun. Kemudian, di dalam APBD Perubahan diturunkan menjadi Rp1,7 triliun. Serapan PSO itu sendiri diperkirakan hanya bisa mencapai Rp1,3 triliun.

Dia menambahkan biaya perjalanan untuk setiap penumpang saat ini rata-rata mencapai Rp11.000. Sedangkan tarif yang dikenakan kepada penumpang hanya Rp3.500. Sehingga, subsidi yang diberikan mencapai Rp6.500 per penumpang.