APVI Sambut Baik Kebijakan Pemerintah

APVI Sambut Baik Kebijakan Pemerintah

IMG_20171204_081116-1024x764-768x573-307x229

Lintas Bisnis.com Jakarta – APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia), APVI menyatakan dukungannya kepada Pemerintah yang akan meregulasi Vape atau Rokok Elektrik di Indonesia. Mereka memberikan respon yang positif dengan harapan regulasi yang di tetapkan oleh Pemerintah.

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto, menyatakan, pihaknya menyambut baik kebijakan pemerintah untuk mengenakan cukai cairan (liquid) vape sebesar 57 persen terhitung mulai 1 Juli 2018 mendatang.

“APVI menilai dengan kebijakan tersebut akan membuat industri ini menjadi lebih besar dan juga salah satu penyumbang pendapatan negara yang signifikan. Ini semua dapat di raih dengan sinergi yang baik antara Pemerintah, Pengusaha dan Pengguna dalam perumusan aturan yang akan di tetapkan,” ujar Aryo, di Jakarta, Minggu (3/12/2017).

Aryo menambahkan APVI juga menyatakan kesiapan mereka untuk berdampingan dan melengkapi setiap kebutuhan pemerintah terkait dalam hal data-data dan mekanisme pembuatan aturan yang nantinya diharapkan akan menjadi sebuah solusi tepat bagi situasi industri saat ini.

Sementara itu, kepala humas APVI, Rhomedal, menambahkan, pihaknya berharap regulasi yang disiapkan oleh pemerintah, akan menguntungkan semua pihak.

“Industri ini patut mendapat perhatian dan perlindungan Pemerintah karena ini adalah Industri Kreatif dan kebanyakan dari pelakmya adalah orang orang muda Indonesi,” ujar Rhomedal.

“Sejujurnya apabila pemerintah meregulasi dan mensupport dengan tepat perkembangannya, tentu akan menjadi sumber pemasukan negara yang sangat potensial di masa depan,” tambah Rhomedal.

APVI adalah Asosiasi yang berbadan hukum resmi tercatat sejak tahun 2013. APVI didirikan dengan salah satu tujuannya yaitu mengembangkan dan meciptakan iklim yang kondusif bagi industri vape di Indonesia.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply