Rupiah Bisa Kurangi Tekanan Akibat Dolar Melemah

Rupiah Bisa Kurangi Tekanan Akibat Dolar Melemah

Lintas Bisnis.com Jakarta – Nilai tukar rupiah diharapkan dapat memanfaatkan kondisi dolar AS (USD) yang melemah. Pada akhirnya, rupiah bisa mengurangi tekanan rupiah yang sudah hampir menembus posisi Rp13.800 per USD.

‘USD berbalik melemah terhadap sejumlah mata uang global, seiring respons negatif pelaku pasar terhadap rencana proteksionisme Presiden AS Donald Trump. Diharapkan rupiah dapat memanfaatkan kondisi ini, sehingga mengurangi tekanannya,’ ucap ‎Analis Senior PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada, dalam riset hariannya, Senin, 5 Maret 2018.

Maka dari itu, dia mengimbau investor tetap mencermati dan mewaspadai masih adanya pelemahan lanjutan bagi rupiah. Rupiah diproyeksikan akan bergerak di kisaran support Rp13.766 per USD, sedangkan posisi resisten akan bergerak di Rp13.745 per USD.

Reza mengatakan, gerak mata uang Garuda masih cenderung melanjutkan pelemahannya, seiring sempat kembali menguatnya laju USD. Di sisi lain, meski Bank Indonesia menilai gejolak nilai tukar rupiah diperkirakan akan terus berlanjut hingga bulan depan, tidak akan membuat inflasi naik tajam.

‘Namun, bukan berarti hal ini tidak memberikan pengaruh terhadap indeks harga konsumen sama sekali, itu juga tidak membantu rupiah membaik. Nilai rupiah masih tetap tertekan di zona merah,’ jelas Reza.

Selain itu pelaku pasar yang masih mengkhawatirkan adanya kenaikan nilai uang negeri Paman Sam, sehingga cenderung meningkatnya permintaan pada USD.‎ ‘Kejadian itu juga membuat rupiah tertekan,’ pungkas Reza.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply