iSYNERGY Luncurkan Training Centre di Jakarta dan Jajaki Pasar Ritel di Indonesia

iSYNERGY Luncurkan Training Centre di Jakarta dan Jajaki Pasar Ritel di Indonesia

Lintas Bisnis.com Jakarta – Synergy Group Limited (iSYNERGY) , dengan platform Affiliate Junction (AJ) yang bermarkas di Malaysia meluncurkan training centre baru di Jakarta. Peluang ini kedepan untuk belanja ritel dan tidak hanya terbatas pada ranah pasar online saja, tetapi juga meliputi ranah pasar offline (O2O).

Merespon geliat e-commerce yang begitu kuat dan cepat, iSYNERGY, sebuah perusahaan berbasis pemasaran afiliasi terkemuka di Asia Tenggara, yang dikelola oleh PT Inovatif Sinergi Intenasional, terus berupaya memperkuat basis bisnis afiliasinya untuk memajukan iklim entrepreneurship di Indonesia.

Dengan peresmian training centre ini, diharapkan bisnis pemasaran afiliasi ini dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan secara eksponensial dengan pencapaian yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, pertumbuhan ini diharapkan mampu membangun basis afiliasi yang solid dan luas seiring pertumbuhan e-commerce Indonesia yang melejit pesat.

“Peluncuran training centre baru ini merupakan bukti komitmen Affiliate Junction dalam menghadirkan ragam fasilitas untuk kemudahan serta kenyamanan berbisnis bagi para afiliasi dan prospek baru,” tegas pendiri AJ, Dato’ Lawrence Teo.

iSYNERGY sendiri telah memulai kiprahnya di kalangan entrepreneur Indonesia melalui platform AJ sejak tahun 2016 silam. Perusahaan yang bermarkas di Malaysia telah sukses melakukan ekspansi ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, dan mulai merambah pasar baru di Indonesia.

“Hal ini bertujuan untuk memberikan solusi pemasaran inovatif melalui platform yang menguntungkan secara universal,” ungkap Dato’ Lawrence Teo.

Affiliate Junction hadir di Indonesia sebagai sebuah solusi bisnis pemasaran terbaru yang mengedepankan kinerja afiliasi sebagai sumber pendapatan utama atas keberhasilan promosi mitra merchant. Semakin efektif kinerja Afiliasi, maka semakin tinggi pendapatan yang diraih.

Salah satu program AJ yang berkembang di Indonesia adalah Smart$aver. Smart$aver merupakan brand terkemuka untuk program belanja ritel secara online dan offline di Indonesia. Dengan program ini, memungkinkan bagi member untuk mendapatkan manfaat Cash Point dan Reward Point pada setiap transaksi yang dilakukan. Selain itu, afiliasi juga akan mendapatkan komisi untuk setiap transaksi member.

Keunggulan dari AJ, di antaranya, setiap afiliasi tidak hanya tergabung dalam sistem pemasaran jariangan afialiasi global, tapi juga diberikan pelatihan terstruktur dan didukung perangkat system yang ideal untuk memperkuat bakat dan keahlian dalam menjalankan bisnis afiliasi ini.

“Ke depannya, diharapkan bisnis pemasaran afiliasi dapat semakin meningkatkan jumlah pertumbuhan entrepreneur di Indonesia, sebagai solusi alternatif dalam mencari sumber penghasilan,” tandas Dato’ Lawrence Teo.

Untuk diketahui, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Asia mencapai 5.4 persen pada 2019, dimana e-commerce menjadi salah satu mesin penggeraknya. IMF memandang, e-commerce memiliki potensi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengingat Asia adalah pemimpin dalam hal e-commerce dan layanan keuangan berbasis teknologi (financial technology/fintech).

Sementara itu, pesatnya pertumbuhan teknologi digital, terutama di bidang pemasaran, menimbulkan perspektif baru dalam budaya kerja, khususnya bagi generasi milenial. Generasi milenial cenderung menyukai tantangan untuk berinovasi, mengelola start-up, serta mendalami entrepreneurship di era digital.

Tak terkecuali di Indonesia. Semarak dunia digital dan ramainya lini e-commerce pun tersaji di negeri ini. Sebuah era “baru” yang begitu dinamis sekaligus menantang. Segalanya dituntut serba cepat dan mudah, dan Indonesia merupakan pasar e-commerce yang begitu menggiurkan.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply