Teng Hui: Dengan Kekuatan Keyakinan, Memunculkan Semangat Kebaikan dan Kebenaran

Teng Hui: Dengan Kekuatan Keyakinan, Memunculkan Semangat Kebaikan dan Kebenaran

Lintas Bisnis.com Jakarta – Pengarang Buku Kunci Kebahagiaan, Teng Hui menyampaikan, bahwa ketika seseorang memiliki kekuatan keyakinan yang kokoh kepada Kebaikan dan Kebenaran, sebenarnya ia dalam menjalani kehidupan yang akan selalu berada pada Kebaikan dan Kebenaran, sehingga dalam menjalankan kehidupan menjadi realitas.

“Ia begitu yakin sehingga apapun yang terdapat di dalam ajaran Kebaikan dan Kebenaran tentu menjadi realita hidup, dan akan ia pelajari dengan seksama, renungkan, buktikan, dan praktikkan, sehingga mampu mengetahui manfaat dari penerapan Kebaikan dan Kebenaran yang akan menjadi realitas hidup,” ujar Teng Hui di Jakarta, Minggu (16/12).

Selanjutnya kedua, memiliki kekuatan Semangat. Jadi kekuatan semangat dapat diarahkan pada pengikisan hal-hal yang bersifat negatif, semangat dalam menghindari perbuatan jahat, semangat dalam memupuk perbuatan baik dan benar, serta semangat dalam memunculkan Kebenaran.

Ketiga, Kekuatan Kesadaran. Menurut Teng Hui, dengan menumbuhkan Kesadaran yang terdapat dalam diri yaitu sadar betapa penting dan bermanfaatnya berbuat baik dan benar serta sadar betapa merugikannya hasil dari perbuatan buruk, sehingga memiliki pengendalian dalam berpikir, berucap, dan bertindak.

Keempat, memiliki kekuatan Keteguhan. Dengan kekuatan keteguhan bisa dilatih melalui Meditasi, sehingga seseorang dapat mengendalikan pikiran karena pikiranlah yang mengendalikan kehidupan ini.

“Semua perbuatan, baik atau pun buruk, bersumber dari pikiran. Hanya saja, karena prosesnya begitu cepat, pemikir biasa tidak dapat menyadarinya,” ungkap Teng Hui.

Dia menambahkan, dengan selalu melatih Keteguhan sama halnya memupuk kesadaran, namun untuk melakukan latihan meditasi ini dibutuhkan kesadaran. Maka dari itu, antara Kesadaran dan Meditasi serta tiga kekuatan yang lainnya tidak dapat dipisahkan karena merupakan kekuatan yang saling bergantungan.

Kelima, Kebijaksanaan. Kebijaksanaan bisa didapat dari mendengar dari para bijaksanawan atau bisa timbul dari pemikiran sendiri. Seperti halnya dengan empat poin di atas, kebijaksanaan pun saling bergantungan dengan keempat poin tersebut. Keberadaan dan perkembangan kelima hal di atas saling berkaitan.

Contohnya, jika kekuatan keyakinan tidak diimbangi dengan Kebijaksanaan, maka akan terjadi keyakinan yang membuta, Keyakinan yang terjadi tidak dilandasi dengan penglihatan benar dan pembuktian, sehingga tidak jarang hasil dari keyakinan seperti ini akan menjerumuskan dan membentuk sesosok pribadi yang fanatik, sulit menerima kebenaran di luar dari dirinya.

Begitu juga Semangat, jika tidak dilandasi dengan Keteguhan, akan muncul Semangat berkobar-kobar di luar kontrol sehingga menjadi tidak fokus, labil, dan guncang. “Terlebih, jika tidak dibarengi Kebijaksanaan, Semangat cenderung mengarah ke sikap intoleran hingga ke tindak kekerasan yang ujungnya adalah merugikan dirinya sendiri dan lingkungannya,” tandasnya.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply