Tanjung Lesung Rusak Diterjang Tsunami, Jababeka Akan Kerjasama Dengan Jepang

Tanjung Lesung Rusak Diterjang Tsunami, Jababeka Akan Kerjasama Dengan Jepang

Lintas Bisnis.com Jakarta – Bencana gempa dan tsunami di Selat Sunda merusak sebagian kawasan Tanjung Lesung Resort. Dari 1.500 hektar luas kawasan Tanjung Lesung, kerusakannya mencapai kurang lebih 30% dan di kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu juga tercatat banyak korban tewas dan hilang.

Akibat dari kejadian itu, Jababeka selaku pengelola kawasan wisata mengaku akan berkerja sama dengan Jepang dalam hal teknologi untuk mitigasi tsunami.

Founder Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengungkapkan ingin banyak bekerja sama dengan Jepang terutama di mitigasi bencana.

“Terkait mitigasi bencana, pihaknya mengaku memang sebelumnya sudah melakukan sejak jauh-jauh hari mulai dari pelatihan kepada karyawan yang berkerja hingga jalur yang ada di kawasan tersebut,” ucap Darmono saat menggelar jumpa pers di Menara Batavia, Jakarta, Senin (24/12/2018).

Kejadian tsunami yang terjadi kemarin, pihaknya mengaku tak bisa mengantisipasi lantaran tsunami datang bukan dari gempa bumi seperti biasanya.

Darmono menambahkan saat ini pihaknya belum ada alat pendeteksi yang berfungsi ketika ada potensi terjadinya tsunami.

“Ya kali alarm ada, tapi kalau tsunami itu kita belum punya alarm tsunami sudah datang,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut pihaknya mengurungkan untuk gencar mempromosikan kawasan wisata Tanjung Lesung terlebih daerah tersebut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Provinsi Banten.

“Ya jalan terus karena dengan ada hal ini kita harus hati-hati harus lebih berani untuk mengadakan promosi dan training semuanya tapi tidak mengurangi renacana untuk mengembangkan karena sudah terlalu banyak investasi dan tenaga kerja sudah banyak jadi harus jalan terus,” pungkasnya.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply