COTTON USA Kenalkan Inovasi Teknologi Terbaru Industri Tekstil di Tren Fashion 2019

COTTON USA Kenalkan Inovasi Teknologi Terbaru Industri Tekstil di Tren Fashion 2019

Lintas Bisnis.com Jakarta – CCI (Cotton Council International (CCI), Asosiasi perdagangan nirlaba produk serat kapas AS (Amerika Serikat) mengenalkan, tren fashion tahun 2019 dan inovasi teknologi tekstil terbaru kepada para pelaku industri tekstil Indonesia terhadap produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang COTTON USA™.

Bekerja sama dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), CCI menghadirkan seminar bertajuk “Advantages of US Cotton Textiles Products and Future Fashion Trends in the Global Market” di Hotel Sheraton, Bandung Kamis (10/01/2018)

“COTTON USA selalu berkomitmen untuk mendampingi para pelaku industri manufaktur dalam memahami tren fashion, penggunaan teknologi terbaru, dan keunggulan penggunaan kapas Amerika untuk menciptakan peluang baru dan manfaat lain bagi para pengusaha dan secara lebih luas, untuk industri tekstil Indonesia,” ujar Andy Do, Program Representative CCI Indonesia dan Jane Singer, Director & Head of Market Intelligence Inside Fashion Group.

Dalam presentasinya, Andy menjelaskan, keunggulan kapas Amerika, COTTON USA selama bertahun-tahun telah dipercaya oleh seluruh dunia, termasuk oleh pabrik-pabrik dan perusahaan tekstil di Indonesia dikarenakan lima keunggulan berikut:

BERKUALITAS TINGGI : Kapas AS 100% dipetik menggunakan mesin sehingga bebas kontaminasi. Semua kapas yang tumbuh di Amerika Serikat terdaftar di U.S. Department of of Agriculture (USDA) , menggunakan sistem High Volume Instrument (HVI) yang dikembangkan di Amerika dan sekarang digunakan untuk mengevaluasi kapas-kapas dunia.

KONSISTENSI TINGGI: Nilai tak tertandingi dari Kapas AS berakar pada bagaimana ia tumbuh dan diproses untuk menjadikan bisnis anda berproduktivitas maksimum. Kapas AS menawarkan serat dengan bentuk yang sama dan konsisten, sehingga membantu memastikan produk akhir selalu sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

SUSTAINABILITY: produksi kapas AS mengikuti berbagai peraturan yang ketat dan wajib dilaksanakan. Para petani Kapas AS menggunakan teknologi. Pekerjaan terkompuetrisasi sehingga pengurangan jumlah penggunaan air dan pelestarian bibit bisa dilaksanakan. Amerika Serikat juga memiliki sistem paling komprehensif dalam memantau dan mengukur semua aspek sustainability.

TRANSPARANSI: Kapas AS merupakan produk yang 100% terpercaya dan bisa ditelusuri kembali jika memang dibutuhkan. Sistem transparansi Amerika Serikat memungkinkan untuk pemantauan dan perbaikan secara konstan.

PENDAMPINGAN PEMBELIAN: Acara networking, inovasi, dan edukasi yang dihadirkan oleh COTTON USA™ untuk mempertemukan pihak yang berkaitan dalam rantai pasokan produk Kapas AS COTTON USA™ selalu menjalin hubungan untuk menghasilkan transaksi bisnis yang saling menguntungkan. Dengan kata lain, CCI memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kualitas produk kapas AS mulai dari hulu hingga hilir.

Sementara itu untuk mewujudkan inovasi teknologi tekstil termutakhir, COTTON USA berpartner dengan ADNAS (untuk teknologi tag molekuler, pelacakan serat), Dropel fabrics (untuk teknologi anti air, anti noda, dan menjaga kelembutan dan breathability), Heng Liang ( untuk teknologi pencelupan tanpa pembuangan air limbah, kain lebih berwarna dan ramah lingkungan), In Tech (untuk sustainable digital printing), Life Materials (untuk anti-bakteri dan anti-mikroba), Oritain (untuk verifikasi asal serat dan pelacakan serat), Proneem (untuk teknologi anti debu tungau), and Solucell (untuk inovasi teknologi pada benang untuk kain yang lebih ringan dan denim yang lebih sejuk).

Jane Singer melanjutkan, seminar dengan paparan mengenai tren fashion 2019. Ia menjelaskan tren busana dengan penjualan ritel terbaik yang akan diminati para konsumen tahun ini, meliputi: Swingin’ 70’s, Ethnic materials & Motifs, Gold Rush, Coral, Sophisticated Solids, Knit, Geometric Patterns, Oversized Silhouettes, Rustic Charm, Living Large, Tie-Dyed Denim, Natural Indigo Dyed, Designer Denim, Neon, Hip-Hop, dan Animal Print.

Jane juga membagikan hasil pengamatannya mengenai perubahan utama yang terjadi di pasar ritel dan perubahan sikap konsumen. Internet membuat konsumen dapat dengan mudah melakukan riset terhadap suatu produk. Dia menggarisbawahi peran penting kualitas bahan yang digunakan oleh pabrik untuk memproduksi pakaian, demi memvalidasi klaim kualitas merek atau brand.

“Warna yang cerah, hasil cetak yang bagus, serta bahan yang nyaman adalah hasil yang diharapkan. Saya yakin kapas Amerika menjadi kunci keberhasilan pencapaian harapan dari hasil produksi yang bagus,” ungkap Jane.

Pada akhirnya, kualitas hasil produksi yang bagus akan menentukan nilai brand. Sehingga menurutnya, kapas Amerika menjadi pilihan yang tepat bagi para pengusaha sebagai bahan dasar produksi tekstil dan bahan untuk kreasi busana yang akan diciptakan tahun ini.

“Inovasi teknologi COTTON USA™ sangat berguna untuk produksi busana sesuai tren fashion tahun ini. Kemudian, pelanggan saat ini cenderung bersedia membayar ekstra untuk pakaian yang fungsional. Di samping dengan penggunaan teknologi terbaru, produksi menjadi ramah lingkungan dan perusahaan bisa memenuhi permintaan pasar akan sustainable fashion,” tambah Jane.

COTTON USA sukses menciptakan citra positif bagi kapas Amerika selama bertahun-tahun. COTTON USA melakukan penelitian dengan perusahaan penelitian Nielsen pada 2015 di 10 negara untuk mengetahui dampak merek COTTON USA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan konsumen terhadap kapas Amerika adalah kenyamanan, berkualitas tinggi, dan breathability.

Untuk itu, CCI mengembangkan COTTON USA MARK untuk membedakan produk retail yang mayoritas menggunakan kapas Amerika. Pabrik, manufaktur, pedagang grosir, sourcing companies, brand, dan peretail dapat mengambil manfaat sebagai COTTON USA Licensees dengan melabeli produk mereka dengan COTTON USA™ Brand. Sejak tahun 1989, lebih dari 51.000 merek dan 3,8 juta produk dengan bangga telah membawa nama COTTON USA™. Program COTTON USA™ licensing tidak dikenaikan biaya untuk para mitra yang berkualifikasi.

“Dengan memiliki lisensi COTTON USA™ dan MARK, produk-produk yang dihasilkan oleh pabrik maupun perusahaan tekstil Indonesia akan mendapatkan manfaat dari image positif kapas AS yang ada di pasar internasional maupun dari lokal,” kata Andy Do.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply