Damai Putra Group Berikan Empat Ruang Kelas Baru Untuk SMAN 10 Kota Bekasi

Damai Putra Group Berikan Empat Ruang Kelas Baru Untuk SMAN 10 Kota Bekasi

Lintas Bisnis.com Jakarta – Damai Putra Group (DPG) selaku pengembang Kota Harapan Indah, Kawasan Mandiri di Timur Jakarta seluas 2200 Ha, mendukung program pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan penyediaan sarana prasarana dan infrastruktur di bidang pendidikan.

Salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Damai Putra Group di bidang pendidikan adalah dengan memberikan bantuan berupa pembangunan 4 (empat) Ruang Kelas Baru (RKB) untuk SMAN 10 Kota Bekasi yang berdekatan dengan project Kota Harapan Indah, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi serta Kecamatan Medan Satria.

Setelah beberapa bulan progress pembangunan, maka pada hari Rabu 17 Juli 2019 berlokasi di SMAN 10 Kota Bekasi, RKB tersebut diresmikan oleh Ibu.Dr.Hj. Renny Hendrawati selaku Sekretaris Daerah Kota Bekasi dan Ibu Widiastuti Angka Wijaya selaku Managing Director Damai Putra Group.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan management Damai Putra Group, Kecamatan Medan Satria, Kapolsek Medan Satria, Danramil, Lurah Medan Satria, OSIS dan Komite Sekolah SMAN 10 civitas academia Bekasi, serta tokoh masyarakat.

Acara dimulai dengan Pertunjukan Marching Band dan Paduan Suara oleh Siswa/i SMAN 10 Kota Bekasi untuk menyambut para undangan yang telah hadir, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bpk. Sunaryo selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Kota Bekasi, Bpk. Widijanto Gitoatmojo selaku Land, Legal, & Town Management director Damai Putra Group dan Ibu.Dr.Hj. Renny Hendrawati selaku Sekretaris Daerah Kota Bekasi, disusul dengan acara doa dan pemotongan tumpeng sebagai tanda ucapan syukur telah selesainya pembangunan ruang kelas baru ini.

“Corporate Social Responsibility (CSR) memang selalu rutin kami adakan dan sudah menjadi bagian dari kegiatan perusahan. Program CSR ini sebagai bukti kerja nyata bahwa developer juga sangat peduli dengan program pemerintah dan daerah sekitarnya terutama di bidang pendidikan. Semoga acara kemanusiaan ini akan terus berjalan demi membantu masyarakat dan komunitas terutama yang berada di sekitar kami.” ujar Monique Hardjoko sebagai GM Marketing Communications Damai Putra Group.

Civitas akademia SMAN 10 Kota Bekasi sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Damai Putra Group, karena program ini sangat membantu sekolah dan masyarakat sehingga meningkatkan daya tampung siswa didik di tahun ajaran baru 2019.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Renny Hendrawati berharap, dengan dibangunnya 4 (empat) RKB untuk SMAN 10 Kota Bekasi dari CSR Damai Putra Group, pemerintah Bekasi mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan perhatiannya pada pelayanan masyarakat.

Oleh karena sekolah ini yang mendaftar 800 ribu siswa, sedangkan daya tampung 300 ribu siswa. “Yang paling penting aset ini dijaga dengan baik,sehingga yang memiliki sangat berbahagia.

Lebih lanjut Renny mengatakan, pihaknya juga memberikan perhatian pada sekolah lainnya seperti di SMA 21 di perumahan Jati Asih yang sedang dipersiapkan pelaksanaan pembangunannya. Walaupun SMA telah menjadi wewenang pemerintah kota Bekasi, pemerintah kota Bekasi akan memberikan pelayanan yang baik.

“Tidak hanya SMA, ada juga infrastruktur yang buat puskesmas dari dana CSR. Dengan bantuan CSR, saya sebagai pemerintah kota Bekasi meminta perusahaan atau instansi bisa menyisihkan CSR untuk pemerintah kota Bekasi, jadi tetap CSR itu melalui pemerinta kota Bdkasi. Selain itu, pendapatan pemerintah kota Bekasi dari pajak dan retribusi juga akan dikembalikan pemerintah kota Bekasi berupa infrastruktur, kesehatan, pemerintah kota Bekasi punya rumah sakit dari empat blok yang anggarannya juga dari masyarakat,” papar Renny.

Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 10 Kota Bekasi, Sunaryo menyampaikan, sejak dua tahun pihaknya mengeluhkan adanya kekurangan ruangan akibat tidak tertampungnya jumlah siswa yang besar setiap tahunnya. Baru pada tahun 2018 lalu, pihaknya menyampaikan pada Walikota dengan adanya kekurangan ruang kelas terhadap jumlah siswa yang setiap tahun terus bertambah.

“Pada tahun lalu saya sampaikan ke Walikota, kalau seperti ini kami tidak mampu. Akhirnya kami disarankan Walikota untuk membuat proposal. Kemudian nggak lama kita dapat CSR. Pada Februari 2018 lalu, langsung dikerjakan pembangunannya. Jadi siswa yang mendaftar ke SMA 10 kota Bekasi ini terus bertambah, di tahun lalu saja total ada 1200 siswa dengan 320 siswa yang mendaftar dan serapan 360 siswa,” ujar Sunaryo.

“Sekarang semakin banyak siswa yang mendaftar di SMA 10 Bekasi ini sudah mencapai 360 lebih di tahun ini. Untuk sementara ini kita juga lagi pengajuan Aula dengan perpustakaan, mebler, dan komputer,” tambah dia.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply