Kemendag Optimis dengan Ekspor Sarang Burung Walet ke Pasar Tiongkok

Kemendag Optimis dengan Ekspor Sarang Burung Walet ke Pasar Tiongkok

Lintas Bisnis.com Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimis, dengan peningkatan ekspor sarang burung walet terutama ke pasar Tiongkok terutama setelah penandatanganan kontrak antara PT Tong Heng Investment Indonesia, dengan Bird’s Nest Diary (Quanzhou Yuyan Family Biotechnology Co., Ltd. China) di Jakarta, Sabtu (19/7).

Acara dihadiri oleh Plt (pelaksana tugas) Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Veri Anggrijono dan perusahaan importir, eksportir sarang burung walet.

“Pemerintah terus meningkatkan akses pasar ekspor internasional dengan lobi-lobi, pameran, misi dagang di negara tujuan ekspor dalam rangka menyukseskan program peningkatkan ekspor bernilai tambah. Salah satunya (andalan ekspor), yaitu sarang burung walet. Saya optimis,” kata Veri.

Acara penandatanganan kontrak menjadi entry point untuk ekspor produk-produk lain asal Indonesia. Selama ini sarang burung walet asal Indonesia sudah sangat dikenal di pasar luar negeri terutama China, Hongkong, dan lain sebagainya. “Kami menjalankan mandat Presiden Jokowi (Presiden Republik Indonesia Joko Widodo) kepada Kemendag untuk meningkatkan ekspor ke mancanegara,” tegas Veri.

Pada saat yang bersamaan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan kunjungan kerja ke Shanghai, Beijing (17 – 23 Juli). Kunjungan merupakan bagian dari lobby terhadap pemerintah China, dalam hal ini General adminstration of Tangfong China untuk lebih membuka ekspor produk Indonesia.

“Ternyata (hasil lobby Menteri Enggartiasto Lukita), China memberi kemudahan ekspor sarang burung walet Indonesia. Ekspor Indonesia diyakini tumbuh melalui komoditas sarang burung walet,” tegas Veri.

Produk sarang burung walet menjadi primadona di pasar China karena khasiat tertentu. Selain, sarang burung walet menjadi bagian dari ritual dan kepercayaan masyarakat Tiongkok terutama pada acara jamuan VIP (Very Important Person). Hal ini jelas bisa menguatkan ekspor sarang burung walet Indonesia. Selama lima tahun (2014 – 2018), ekspor Indonesia menunjukkan tren positif.

“Tahun 2019, (periode) sampai bulan April, ekspor walet 87,7 sekian US Dolar. Tahun 2018, periode yang sama, 95 sekian juta US Dolar. (angka tersebut) sedikit mengalami penurunan. China merupakan negara tujuan ekspor sarang burung walet Indonesia. (ekspor) tidak mudah. Dulu sarang burung walet sempat terhambat, dan sekarang mulai masuk lagi ke pasar China. Beberapa tahun (ketentuan impor di China), sampai akhirnya (hari ini, tgl 19/7) ada penandatanganan terkait protokol higienis ke pasar China,” tegas Veri.

Sampai saat ini, 21 perusahaan yang sudah mendapat sertifikat dari certification & accreditation administration, China untuk ekspor oleh perusahaan swasta nasional Indonesia. PT Tong Heng Investment Indonesia adalah salah satu perusahaan investasi asing di Indonesia yang sudah mendapat sertifikasi dari. Pada kesempatan tersebut, semua pihak menyaksikan penandatanganan kontrak ekspor sarang burung walet PT Tong Heng sebanyak sekitar 10 ton. “Ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan ekspor sarang burung walet ke China,” kata Veri.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply