Apsindo Terus Dukung Sepeda sebagai Sarana transportasi

Lintas Bisnis.com Jakarta — Asosiasi Pengusaha sepeda Indonesia (Apsindo) mendukung pemakaian sepeda untuk sarana transportasi, melihat fakta bahwa bersepeda potensial mengurangi pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, gas alam). Kendaraan roda empat, roda dua (motor) dihidupkan bahan bakar minyak (BBM).

“Sehingga kita tahu, sebenarnya bahan bakar masih subsidi, impor, membebani APBN (Anggaran pendapatan belanja negara) Indonesia,  Kita perlu efisiensi,” kata Sekjen Apsindo Eko Wibowo mengatakan kepada Redaksi hari ini (30/6) di Jakarta.

Apsindo jelas mendukung sepeda sebagai sarana transportasi. Poin kedua, bersepeda merupakan bagian meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan berolahraga sepeda, jelas bisa meningkatkan produktivitas Indonesia. Poin ketiga. bahwa hal yang menyangkut energi hijau, lingkungan hijau, jelas harus didukung sarana transportasi.

“Energi hijau tentunya dengan mengurangi emisi. Dan ini juga sangat penting, bagaimana persepedaan juga harus didukung regulasi yang jelas,” tegas Eko Wibowo.

Untuk menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi. peraturan harus jelas. Masyarakat bisa menggunakan sepeda dengan baik, tertib di jalan raya. semua juga tergantung good will pemernitah mendukung persepedaan sebagai sarana transportasi. Pemerintah mendukung masyarakat bersepeda, misalkan areal parkir yang aman, infrastruktur jalan khusus untuk bersepeda. Yang ada, kondisi sekarang, sarana jalan sepeda bercampur dengan kendaraan lain. ataupun jalur sepeda tertutup jalur kendaraan lain. Jalan sepeda dilewati tempat yang tidak aman, misalkan ada lobang saluran air, menjadi sarana jalur sepeda.  Padahal roda sepeda berukuran kecil, tentunya berbahaya untuk pengendara.

“Sehingga infrastruktur yang efektif akan mendukung sepeda sebagai saran transportasi. itu penting. saya percaya, pemerintah mendukung, sehingga saya sempat kaget mendengar, membaca berita hoax, bahwa rencana pemerintah memungut pajak. dasarnya darimana?. karena sepeda ini juga untuk rekreasi keluarga,  berita hoax tersebut sempat meresahkan komunitas sepeda, pengusaha sepeda juga. karena dampak terhadap ekonomi, (berita hoax tsb) bisa menjadi kemunduran,” kata Eko Wibowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *