Produsen Bawang Putih Mulai Andalkan Bibit Lokal

Lintas Bisnis.com Jakarta – Penanaman bawang putih di Indonesia, dalam kurun tiga tahun belakangan ini sudah mengandalkan bibit local, yakni Lumbu Kuning, Lumbu Hijau, Tawangmanggu Baru karena bibit asal Taiwan, Great Black Leaves (GBL) atau Daun Hitam Besar/taheye (Bahasa mandarin) juga sudah tidak tersedia. Kendatipun, GBL sempat diandalkan untuk peningkatan produksi bawang putih, tetapi produsen dan pembudidaya sudah beralih.

“Bibit GBL diakui Kementan (Kementerian Pertanian) untuk penanaman bawang putih, sebaliknya bukan bibit asal Tiongkok (yang diandalkan untuk penanaman). Tapi kami sudah mengembangkan bibit Lumbu Kuning, Lumbu Hijau, Tawangmanggu Baru. Importir Jepang berencana beli bawang putih kita kalau bibitnya GBL. Tapi kami yakin, bibit local bisa sebagai penggantinya,” produsen bawang putih swasta nasional Indonesia, Stephen Lo mengatakan kepada Redaksi di Jakarta, Senin (31/8).

Sebelumnya, Kementan meyakini hasil panen yang melimpah dari penanaman bawang putih GBL yang luas dan masif. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto sempat meninjau lahan budidaya bawang putih Kecamatan Parakan, Bansari dan Kledung Kabupaten Temanggung. Prihasto juga meninjau gudang penyimpanan calon benih yang diimpor dari Taiwan. Ia meyakini bahwa petani dan importir tak perlu cemas untuk menanam bawang putih. Sebab bibit tersebut sudah terbukti bisa beradaptasi dan menghasilkan di Indonesia.

“Tapi ketentuan wajib tanam (bawang putih) bagi importir, sebanyak lima persen dari kuota RIPH (rekomendasi impor produk hortikultura), kondisi usaha masih sulit. SPI (surat persetujuan impor) belum terbit. Sehingga, sementara saya belum kesana (kelanjutan tanam bawang putih), tapi gencar jual wedang jahe madu untuk meningkatkan imun (kekebalan) tubuh. Wedang jahe mampu cegah atau meredakan infesksi coronavirus. Jepang juga sempat ajukan permintaan produk wedang jahe kami,” kata Stephen Lo. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *