LINTAS BISNIS – Momentum Ramadan dimanfaatkan BCA Digital untuk memperkuat literasi keuangan digital di tengah masyarakat urban. Melalui program bertajuk #bluBuatBaik, perusahaan tidak hanya menghadirkan aksi berbagi, tetapi juga mengedukasi publik tentang pengelolaan keuangan yang lebih praktis dan relevan di era digital.
Program ini digelar di sejumlah titik strategis di Jakarta, yakni kawasan MRT Dukuh Atas dan Taman Literasi Blok M, yang dikenal sebagai pusat mobilitas masyarakat. Pemilihan lokasi ini menjadi bagian dari strategi untuk menjangkau masyarakat secara langsung di ruang publik yang aktif dan dinamis.
Head of Brand & Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momen yang tepat untuk menghadirkan edukasi finansial dengan pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
“Melalui #bluBuatBaik Ramadan, kami ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan digital dengan cara yang ringan dan menyenangkan,” ujarnya.
Salah satu pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah menghadirkan pengalaman edukasi berbasis interaksi melalui aktivitas bluMission. Dalam aktivitas tersebut, masyarakat diajak untuk mengenal berbagai fitur dalam aplikasi blu melalui serangkaian tantangan sederhana yang dirancang mudah dipahami.
Konsep ini mengedepankan pendekatan learning by doing, di mana peserta tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam pengalaman menggunakan layanan digital. Dengan cara ini, literasi keuangan tidak lagi terasa kompleks, melainkan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang lebih mudah diakses.
Sebagai bagian dari mekanisme partisipasi, pengunjung juga diminta melakukan pemindaian QRIS sebesar Rp1. Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan juga menjadi sarana edukasi praktis dalam penggunaan pembayaran digital yang kini semakin umum digunakan di berbagai transaksi.
Selain itu, BCA Digital juga memperkenalkan fitur pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara digital yang terintegrasi dengan BAZNAS. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan lebih mudah, aman, dan transparan langsung dari aplikasi.
Inisiatif ini mencerminkan upaya untuk mendorong inklusi keuangan sekaligus mengadaptasi kebiasaan masyarakat ke dalam ekosistem digital. Di tengah meningkatnya penetrasi layanan keuangan berbasis aplikasi, edukasi seperti ini dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami manfaat serta cara pengelolaannya secara bijak.
Program #bluBuatBaik juga menunjukkan bagaimana pendekatan literasi finansial dapat dikemas secara kontekstual sesuai dengan momen. Ramadan, yang identik dengan berbagi dan refleksi diri, menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, termasuk dalam hal pengeluaran dan donasi.
Tak hanya menghadirkan edukasi, kegiatan ini juga tetap mempertahankan unsur sosial melalui pembagian takjil kepada masyarakat. Sebanyak 1.000 porsi takjil dibagikan selama periode kegiatan, bekerja sama dengan Kopi Kenangan sebagai mitra penyedia.
Kombinasi antara aksi sosial dan edukasi ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi masyarakat. Tidak hanya sekadar menerima manfaat secara langsung, tetapi juga memperoleh pemahaman baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, BCA Digital berharap pendekatan edukasi yang interaktif dan berbasis pengalaman ini dapat terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dengan demikian, literasi keuangan digital tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.
Kalau mau, aku bisa bikin versi lain (misalnya angle CSR atau lifestyle) dengan panjang dan kedalaman yang sama.






