LINTAS BISNIS – AION UT mencatatkan pencapaian positif dengan memimpin penjualan di segmen medium hatchback kendaraan listrik (EV) pada Maret 2026. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, AION UT membukukan penjualan sebanyak 242 unit, menempatkannya di posisi terdepan di kelasnya.
Capaian ini mencerminkan meningkatnya penerimaan konsumen terhadap kendaraan listrik yang tidak hanya efisien dan berteknologi tinggi, tetapi juga menghadirkan kenyamanan untuk mobilitas perkotaan modern.
AION UT hadir dalam dua varian, yaitu Standard dengan baterai 44,12 kWh dan jarak tempuh hingga 400 km (NEDC), serta Premium dengan baterai 60 kWh yang mampu menjangkau hingga 500 km (NEDC). Didukung tenaga hingga 150 kW dan torsi 210 Nm, kendaraan ini menawarkan performa responsif dengan tetap menjaga kenyamanan berkendara.
Dari sisi keselamatan, AION UT dibangun dengan struktur kokoh berbahan high-strength steel serta dilengkapi enam airbag dan fitur keselamatan aktif seperti AEB, FCW, LDW, BSD, dan DOW. Berbagai fitur kenyamanan seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga panoramic roof dan wireless charging pada varian Premium semakin melengkapi pengalaman berkendara.
AION UT juga telah mengantongi sertifikasi global terkait kompatibilitas pengisian daya, memastikan proses charging yang aman dan stabil di berbagai infrastruktur.
Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 325 juta untuk varian Standard dan Rp 375 juta untuk varian Premium (OTR Jakarta).
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa AION UT semakin relevan sebagai solusi mobilitas masa depan yang efisien, aman, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.






