Home / Otomotif / Empat Ducati Desmo450 MX Ramaikan Persaingan MX1 Internasional di Klaten

Empat Ducati Desmo450 MX Ramaikan Persaingan MX1 Internasional di Klaten

LintasBisnis.com – Empat pembalap Ducati Desmo450 MX meramaikan persaingan Kejuaraan Internasional dan Kejurnas Motocross 2026 Round 6 yang digelar di Sirkuit Bokong Semar, Klaten, Jawa Tengah.

Keempatnya turun di kelas MX1 Internasional yang diikuti sejumlah pembalap dari Indonesia, Thailand, Australia, hingga Prancis. Dua pembalap membawa panji Ducati MX Team Indonesia, yakni Diva Ismayana dan Hilman Maksum. Sementara dua Ducati Desmo450 MX lainnya dikendarai M Zidane dari No Limit Racing Team dan pembalap Thailand, Witsarut Salangam, bersama Montana MX Team.

Kehadiran empat Ducati Desmo450 MX langsung memberikan warna dalam persaingan. Karakter Sirkuit Bokong Semar yang menuntut kecepatan, presisi, serta konsistensi menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.

Diva Ismayana Tercepat di Kualifikasi

Diva Ismayana menunjukkan performa impresif pada sesi Time Practice/Qualifying. Pembalap Ducati MX Team Indonesia itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 27,328 detik pada menit-menit terakhir sesi.

Catatan tersebut menempatkan Diva di posisi teratas sekaligus memberinya posisi start yang sangat baik untuk menghadapi qualifying race.

Performa Ducati Desmo450 MX juga terlihat dari tiga pembalap lainnya. M Zidane menjadi pembalap Ducati tercepat kedua dengan menempati posisi keempat melalui catatan waktu 1 menit 27,968 detik.

Witsarut Salangam berada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 29,611 detik, sedangkan Hilman Maksum menempati posisi ketujuh dengan catatan 1 menit 30,551 detik.

Dengan hasil tersebut, seluruh pembalap Ducati Desmo450 MX berhasil masuk tujuh besar sesi kualifikasi.

M Zidane Rebut Holeshot dan Menangi Qualifying Race

Persaingan semakin sengit saat qualifying race yang berlangsung selama 10 menit plus satu lap dimulai. Begitu gate start dibuka, Diva Ismayana dan M Zidane langsung melesat ke barisan terdepan.

M Zidane berhasil mengamankan holeshot, sementara Diva mengikuti di posisi kedua. Keduanya kemudian membuka jarak dari rombongan pembalap lainnya pada lap-lap awal.

Witsarut Salangam berada di rombongan kedua dan terlibat persaingan dengan Lewis Stewart serta Delvintor Alfarizi. Sementara Hilman Maksum harus berjuang dari posisi yang kurang menguntungkan setelah sempat tertahan pembalap lain selepas start.

Memasuki pertengahan balapan, M Zidane semakin nyaman mengendalikan ritme. Diva kemudian harus kehilangan posisi kedua setelah dilewati Lewis Stewart.

Witsarut sempat melakukan sejumlah kesalahan yang membuat jaraknya dengan pembalap di depan melebar. Di sisi lain, Hilman terus menjaga konsistensi dan berhasil kembali ke posisi ketujuh.

Hingga bendera finis dikibarkan, M Zidane keluar sebagai pemenang qualifying race sekaligus mengamankan holeshot. Diva Ismayana finis di posisi ketiga, Witsarut Salangam di posisi kelima, dan Hilman Maksum menempati posisi ketujuh.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi keempat pembalap Ducati Desmo450 MX untuk menghadapi race utama. Diva telah menunjukkan kecepatan dengan menjadi yang tercepat di kualifikasi, sementara M Zidane membuktikan kekuatannya melalui kemenangan qualifying race.

Witsarut dan Hilman juga tetap berada di barisan depan dan berpeluang memberikan hasil terbaik bagi Ducati di Sirkuit Bokong Semar.

Kata Pembalap

Diva Ismayana mengatakan hasil kualifikasi menjadi modal penting untuk menghadapi race utama.

“Pace kami sudah terlihat sejak awal. Saya berhasil mendapatkan lap terbaik di akhir sesi dan itu memberi saya kepercayaan diri untuk race utama. Di qualifying race saya memang kehilangan posisi, tapi saya tahu kecepatannya ada. Besok saya akan fokus memperbaiki beberapa detail dan fight untuk hasil yang lebih baik,” ujar Diva.

Hilman Maksum mengakui persaingan di kelas MX1 Internasional berlangsung ketat. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan performanya.

“Level persaingan kali ini sangat tinggi. Ada beberapa pembalap yang punya kecepatan dan pengalaman yang sangat baik, jadi saya harus bekerja lebih keras untuk bisa mengikuti ritme mereka. Menghadapi kompetisi seperti ini justru menjadi pengalaman yang berharga,” kata Hilman.

Sementara itu, M Zidane menyebut start menjadi salah satu kunci keberhasilannya memenangi qualifying race.

“Saya berhasil mendapatkan holeshot dan setelah itu mencoba menjaga pace serta mengontrol balapan. Saya merasa cukup nyaman dengan motor dan ritme saya sepanjang qualifying race. Bisa menang di qualifying race tentu memberi kepercayaan diri, tapi besok race utama akan menjadi pertarungan yang berbeda,” ujar Zidane.

Adapun Witsarut menilai hasil hari pertama cukup positif, meski masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki.

“Saya bisa berada di lima besar saat kualifikasi dan kemudian finis P5 di qualifying race. Saya sempat membuat beberapa kesalahan yang membuat jarak dengan pembalap di depan melebar. Pace motor cukup bagus dan saya akan mencoba lebih konsisten di race utama,” tutur Witsarut.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *