Home / Bisnis / Bitcoin Menguat, Sinyal Michael Saylor Beli BTC Lagi Jadi Sorotan

Bitcoin Menguat, Sinyal Michael Saylor Beli BTC Lagi Jadi Sorotan

LintasBisnis.com – Harga Bitcoin (BTC) menguat pada perdagangan Senin (31/8/2026) pagi. Pergerakan tersebut terjadi di tengah sinyal dari Executive Chairman Strategy, Michael Saylor, yang mengindikasikan kemungkinan perusahaan kembali melakukan pembelian Bitcoin setelah menghentikan aksi akumulasi selama sekitar dua bulan.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada pukul 06.10 WIB, harga Bitcoin naik sekitar 0,18% menjadi US$78.354,65 per koin. Dengan asumsi kurs Rp17.757 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp1,39 miliar per BTC.

Kapitalisasi pasar kripto global juga bergerak positif. Nilainya naik sekitar 0,06% dalam 24 jam terakhir menjadi US$2,64 triliun.

Sementara itu, CoinDesk 20 Index yang mencerminkan kinerja 20 aset kripto terbesar meningkat sekitar 0,25%. Ethereum (ETH) turut menguat 0,52% menjadi US$2.468, sedangkan Binance Coin (BNB) naik sekitar 0,06% menjadi US$693.

Saylor Beri Sinyal “We’re Back”

Dikutip dari Cointelegraph, spekulasi mengenai pembelian Bitcoin oleh Strategy kembali mencuat setelah Michael Saylor mengunggah pesan singkat melalui akun X miliknya.

Saylor hanya menuliskan “We’re Back”. Meski singkat, unggahan tersebut langsung menjadi perhatian pelaku pasar kripto.

Saylor memang dikenal kerap memberikan sinyal melalui unggahan singkat menjelang Strategy mengumumkan pembelian Bitcoin. Karena itu, pesan tersebut memunculkan spekulasi bahwa perusahaan kembali bersiap menambah kepemilikan BTC.

Selama sekitar dua bulan terakhir, Strategy menghentikan pembelian Bitcoin secara rutin. Pada periode tersebut, perusahaan memilih memperkuat posisi neraca, antara lain dengan menyiapkan cadangan kas dolar AS sekitar US$5,1 miliar serta membentuk dana tunai khusus senilai US$1,59 miliar dari aksi penjualan saham biasa.

Strategy Kembali Berpotensi Akumulasi Bitcoin

Jeda pembelian terjadi ketika pasar Bitcoin menghadapi tekanan dan pergerakan harga yang cukup volatil. Namun, pemulihan harga belakangan ini kembali membawa Bitcoin ke area US$80.000.

Strategy saat ini dilaporkan memiliki lebih dari 840.447 BTC, dengan rata-rata harga perolehan sekitar US$75.385 per Bitcoin.

Penguatan harga Bitcoin membuat posisi kepemilikan Strategy kembali berada di area positif setelah sebelumnya mengalami tekanan dari penurunan nilai aset.

Unggahan “We’re Back” pun dinilai memiliki arti strategis. Selain berpotensi menjadi tanda dimulainya kembali akumulasi Bitcoin oleh Strategy, pesan tersebut juga memperlihatkan keyakinan Saylor terhadap prospek aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Apabila Strategy benar-benar kembali melakukan pembelian Bitcoin, aksi tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi sentimen pasar. Pasalnya, Strategy merupakan salah satu perusahaan dengan kepemilikan Bitcoin korporasi terbesar di dunia.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *