LINTAS BISNIS – Pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana, mengawali Grand Final Kejurnas Motocross Indonesia 2026 dengan hasil positif. Ia finis di posisi kedua pada Qualifying Race di Sirkuit Panca Arga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026).
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Diva yang masih memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 36 poin menjelang balapan penentuan gelar juara nasional. Rekan setimnya, Hilman Maksum, juga tampil kompetitif dengan mengamankan posisi ketiga.
Sebelum memasuki Qualifying Race, Diva menunjukkan kecepatan menjanjikan pada sesi Time Practice. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 32,927 detik, hanya terpaut 0,123 detik dari pembalap tercepat asal Australia, Lewis Stewart.
Sementara itu, Hilman menempati posisi keempat pada sesi yang sama dengan catatan waktu 1 menit 36,043 detik. Hasil tersebut menjadi bekal untuk menghadapi persaingan di sesi kualifikasi.
Memasuki Qualifying Race, Diva langsung membayangi Stewart di barisan depan dan sempat terlibat persaingan ketat pada beberapa lap awal. Hilman juga tampil solid dengan menempati posisi ketiga, membuat Ducati MX Team Indonesia mengamankan dua posisi di belakang Stewart.
Persaingan berlangsung dalam kondisi lintasan yang berdebu sehingga membatasi jarak pandang para pembalap. Menghadapi situasi tersebut, Diva memilih mengatur ritme balap dan menjaga konsistensi daripada memaksakan duel hingga berisiko kehilangan poin penting.
Strategi itu mengantarkannya finis di posisi kedua. Bagi Diva, hasil tersebut menjadi langkah positif untuk menjaga peluang meraih gelar juara nasional.
“Secara keseluruhan, hasil hari ini cukup baik. Di Time Practice, saya merasa kecepatan motor sudah kompetitif dan selisih waktu dengan pembalap tercepat juga sangat tipis,” kata Diva.
Ia mengakui kondisi lintasan yang berdebu menjadi tantangan tersendiri saat balapan. Karena itu, ia memilih menjaga ritme dan mengamankan posisi kedua.
“Keunggulan poin di klasemen tentu menjadi modal yang bagus, tetapi saya tidak ingin terlalu memikirkannya. Fokus saya sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk race utama dan berusaha memberikan hasil terbaik bagi tim,” ujarnya.
Di sisi lain, Hilman harus menghadapi tekanan dari sejumlah pesaing, termasuk Delvintor Alfarizi, yang berupaya merebut posisinya. Namun, ia mampu menjaga fokus dan mempertahankan ritme hingga menyelesaikan balapan di posisi ketiga.
“Finis ketiga menjadi hasil yang bagus untuk hari ini. Kami akan mengevaluasi apa yang masih perlu diperbaiki dan kembali berjuang di race utama besok,” kata Hilman.
Hasil Qualifying Race ini menjadi pencapaian positif bagi Ducati MX Team Indonesia sekaligus menunjukkan daya saing motor Ducati Desmo450 MX Factory di tengah ketatnya persaingan Kejurnas Motocross Indonesia 2026.
Diva kini berpeluang mempertahankan posisi teratas klasemen dengan modal keunggulan 36 poin. Sementara itu, Hilman bertekad kembali tampil maksimal pada balapan utama untuk menutup Grand Final dengan hasil terbaik.
Meski mengantongi hasil positif pada hari pertama, kedua pembalap tetap perlu menjaga konsistensi karena penentuan hasil akhir kejuaraan bergantung pada performa mereka dalam balapan penutup.










