Famtrip Ala Jogja Travel Mart 2017 Bentuk Promosi Yang Efektif

IMG-20170516-WA0073

Lintas Bisnis.com Yogyakarta – Pemerintah telah menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2019 mendatang. Untuk itu, aneka kegiatan pemasaran dan promosi ke pasar mancenagara pun tengah digencarkan oleh pemerintah salah satunya Familiarization Trip (Famtrip) dan Travel Mart.

Famtrip merupakan perjalanan wisata pengenalan atraksi di destinasi. Kegiatan yang terintegrasi dengan event “Jogja Travel Mart” pada tanggal 15-18 Mei 2017 dimana para peserta famtrip akan bertindak selaku buyer pada event tersebut.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Indra Eka Permana menjelaskan, kegiatan Famtrip dengan mengundang Biro Perjalanan Pasar Mancanegara ini adalah salah satu bentuk promosi destinasi yang efektif, karena para peserta bisa mengenal lebih jauh karakter destinasi dan akan membantu mempromosikan dengan menjual paket paket wisata yang ada di Indonesia.

Selain itu, Indra juga menjelaskan Travel Mart yang diusung Kemenpar merupakan program selling seller yang langsung bertemu dengan buyer, program yang diharapkan menjadi ajang transaksi yang menghasilkan nominal yang cukup besar dalam pertemuan kali ini.

“Jogja Travel Mart 2017 yang telah berlangsung selama 8 tahun ini telah berhasil mengundang 843 buyer yang terdiri dari 327 domestic buyer dan 507 internasional buyers. Pada tahun 2017, Jogja Travel Mart yang ke 8 ini akan  mengusung tema “Jogya The Unforgettable Journey”. Kegiatan yang dibuka di Bangsal Kepatihan untuk program welcome dinner pada 15 Mei 2017 dilanjutkan, Business meeting 16 Mei 2017 lalu ditutup dengnan Famtrip selama dua hari,” jelas Indra.

Dia memaparkan, program travel mart merupakan sakah satu program yang diharapkan membantu pemerintah menembus kunjungan 20 juta wisman pada tahun 2019 mendatang.

“Untuk 2019 pemerintah menargetkan 20 juta Wisman, sedangakan tahun ini ditargetkan 15 juta Wisman. Pelaksanaan yang dimulai awal Mei ini cukup stratefis karena untuk menyambut masa liburan musim panas dimana hampir seluruh negara menjadwalkan hal tersebut,”paparnya.

Travel Mart lanjut Indra, dilaksanakan di hampir tiap kota kota besar di Indonesia, yang mana tiap daerah mempunyai agenda tersendiri dan hampir semua daerah yang memiliki destinasi wisata pasti akan menggelar Travel Mart.

“Kita menargetkan dengan program Travel Mart ini menjadi sprit wisatawan asing datang ke Indonesia dan para peserta khususnya dari luar negeri membawa pengalaman ini ke negara masing masing,” urai Indra.

Untuk diketahui, Jogja Travel Mart 2017 dihadiri 88 seller yang mana dihadiri dari 51 Hotel, 36 Biro Perjalanan dan 1 Restoran, serta 144 buyer dengan rincian 35 buyer domestik dan 109 buyer International yang berasal dari 14 negara diantaranya Netherland, Hungaria, India, laos, Malaysia, Oman, Philipines, Polandia, Singapore, Spain, Thailand, USA, Vietnam dan South Korea.