FUJIFILM Resmi Perkenalkan Kamera Mirrorless Large Format GFX100IR

LINTAS BISNIS – PT FUJIFILM Indonesia (FUJIFILM) meluncurkan versi terbaru FUJIFILM GFX100 yaitu FUJIFILM GFX100 IR (GFX100 IR) yang merupakan kamera digital mirrorless format besar GFX100 namun sekarang hadir dengan kemampuan pembuatan gambar inframerah (Infrared atau IR) sehingga ideal untuk digunakan dalam aplikasi forensik, ilmiah, misi kebudayaan maupun dalam bidang Business to Business (B2B).

Selain itu, gambar inframerah tersebut dapat dibuat pada 100 megapiksel (MP) dan bahkan pada 400MP sekaligus melalui fungsi Pixel Shift Multi-Shot yang merupakan pembaruan firmware baru dari GFX100 sehingga mampu menunjukan detail terumit dalam sebuah subjek atau pemandangan yang biasanya hanya dapat dilihat melalui spektrum inframerah.

Kamera ini akan mulai hadir pada 1 Desember 2020 dan tidak akan tersedia secara umum maupun untuk penggunaan pribadi. Penjualan GFX100 IR hanya tersedia secara khusus di beberapa kawasan negara tertentu seperti Jepang, Eropa, Amerika Utara, China, Oseania, dan Asia Tenggara.

Selain semua fitur yang sudah disediakan GFX100, GFX100 IR juga memiliki beberapa fitur lainnya seperti, menghasilkan gambar dalam spektrum inframerah dengan resolusi 100MP hingga 400MP Gambar yang dibuat dari subjek dalam spektrum inframerah dapat mengungkapkan detail yang tidak dapat dilihat oleh kamera digital biasa (non-IR) atau mata telanjang.

Misalnya di bidang forensik, hasil gambar kamera ini bisa menjadi alat penting dalam membantu mengidentifikasi dokumen palsu. Dalam misi pelestarian budaya, GFX100 IR dapat digunakan untuk menganalisis pigmen dalam karya seni dan artefak sejarah, bahkan jika pigmen tersebut telah terdegradasi dari waktu ke waktu menggunakan fitur Pixel Shift Multi-Shot yang dapat membuat gambar dengan resolusi 400MP dengan detail yang luar biasa dan sedikit warna sehingga membantu para peneliti mengevaluasi karya seni atau bukti menggunakan gambar yang ada.

Filter khusus untuk membuat gambar dalam panjang gelombang tertentu. Filter IR dapat digunakan untuk membuat gambar pada berbagai panjang gelombang, yang dapat menampilkan detail berbeda dalam sebuah subjek.

Namun dengan menggunakan cut-filter IR yang sesuai akan memungkinkan GFX100 IR digunakan sama dengan GFX100 standar untuk membuat gambar berwarna biasa dalam spektrum yang terlihat. Selain itu, saat kamera dalam posisi tetap (fixed position) dan dipasangkan dengan Capture One atau aplikasi perangkat lunak serupa yang kompatibel, fotografer dapat membuat gambar dengan sudut pandang yang sama namun tetap mempertahankan alur pengambilan gambar yang mudah dan efisien.

Selain memperkenalkan kehadiran inovasi terbaru GFX100 IR, FUJIFILM juga mengumumkan informasi pembaruan firmware untuk kamera digital mirrorless format besar FUJIFILM GFX100. Dalam pembaruan firmware ini, FUJIFILM menambahkan fungsi Pixel Shift Multi-Shot yang memungkinkan fotografer untuk membuat gambar dengan resolusi 400MP. Saat ini tersedia juga aplikasi perangkat lunak baru, FUJIFILM Pixel Shift Combiner (Pixel Shift Combiner), yang menggabungkan 16 gambar RAW yang dibuat oleh fungsi Pixel Shift Multi-Shot menjadi satu gambar 400MP.

Sehingga memfasilitasi kemampuan pengambilan gambar saat digunakan dengan fungsi Pixel Shift Multi-Shot. Alur kerja capture-to-edit yang sederhana ini adalah solusi ideal bagi para fotografer seni rupa atau still life, karena resolusi tambahan menciptakan gambar dengan reproduksi warna yang sangat akurat dengan detail tinggi dan kaya warna.

Pixel Shift Multi-Shot sangat bermanfaat dalam mereproduksi setiap detail subjek seperti aslinya dan mencapai kualitas gambar superior dengan resolusi hingga 400 megapiksel. Bagi mereka yang bekerja di bidang arsip atau pelestarian budaya, fungsi baru ini sangat berharga bagi fotografer yang mendokumentasikan artefak bersejarah atau karya seni besar, karena dapat dilestarikan secara digital, pada resolusi 400MP, dengan reproduksi warna yang hanya dapat disediakan oleh FUJIIFLM.

Dengan Pixel Shift Multi-Shot, GFX100 sekarang dapat digunakan untuk merekam artefak dengan tepat sehingga dapat dibagikan dengan generasi mendatang.

Beberapa fitur lainnya dalam pembaruan firmware ini adalah sebagai berikut:

· Menggunakan Teknologi Canggih untuk Menghasilkan Sebuah Gambar

Memanfaatkan sensor format besar 102MP GFX100*1, mekanisme in-body image stabilization (IBIS) presisi tinggi dan prosesor gambar X Processor 4 menjadikan fungsi Pixel Shift Multi-Shot menggerakkan sensor gambar sebesar 0,5 piksel untuk secara bertahap merekam informasi piksel RGB resolusi tinggi selama pembuatan 16 gambar RAW. Gambar tersebut kemudian dapat diimpor ke Pixel Shift Combiner, untuk membuat gambar 400MP tunggal, dan dikeluarkan sebagai file DNG RAW untuk diproses lebih lanjut di Capture One*2 atau perangkat lunak pengeditan lain yang kompatibel.

· Menjaga Setiap Detail

Fungsi Pixel Shift Multi-Shot mereproduksi detail halus dan akurasi warna sehingga setiap piksel merekam data gambar dalam warna merah, hijau, dan biru. Hal ini memungkinkan reproduksi warna yang tak tertandingi, dengan hampir tidak ada warna palsu yang terjadi, bahkan dalam detail yang paling halus. Sehingga sangat cocok untuk pengarsipan digital dan pelestarian karya seni, aset budaya, dan aplikasi lain yang membutuhkan ketelitian warna yang sangat tinggi dan reproduksi detail halus.

· Alur Kerja Sederhana

Selain menggabungkan dan menghasilkan file dengan format DNG RAW dari gambar yang dibuat melalui fungsi Pixel Shift Multi-Shot, Pixel Shift Combiner juga memberi fotografer fungsionalitas pengambilan yang memungkinkan transisi yang mulus dari membuat gambar ke penggabungan, dan, kemudian, mengeditnya di Capture One*2 atau perangkat lunak pengeditan lain yang kompatibel.

Sehubungan dengan kehadiran FUJIFILM GFX100 IR sekaligus pembaruan firmware FUJIFILM GFX100, Noriyuki Kawakubo – Presiden Direktur PT FUJIFILM Indonesia mengungkapkan,” Sebagai perusahaan yang terkemuka di dunia dalam bidang citra (imaging), kami tentu sadar betapa pentingnya gambar detail dari sebuah subjek dalam kehidupan sosial budaya masyarakat seperti untuk forensik, misi ilmiah hingga kebudayaan. Hal ini tentu menjadikan kami lebih bersemangat dalam menghadirkan berbagai inovasi maupun teknologi modern terkini melalui produk – produk imaging FUJIFILM seperti dengan hadirnya GFX100 IR maupun pembaruan firmware Pixel Shift Multi-Shot.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *