Benings Indonesia Jalin Kerjasama Dengan WIR Group, Kembangkan Platform Metaverse

LINTAS BISNIS – Benings Indonesia, merek skin care dan klinik kecantikann pertama di Indonesia berkolaborasi dengan WIR Group – perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality terkemuka di Asia Tenggara – untuk pengembangan platform metaverse.

Menghadirkan layanan dan pengalaman digital terbaik bagi pelanggannya maupun masyarakat umum. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Jimmy Halim, Chief Business Development Officer WIR Group dengan dr Oky Pratama, Dipl, AAAM, CEO Benings Indonesia Group, di Pullman Hotel, Jakarta.

“Benings Indonesia melihat perlunya transformasi digital melalui adopsi teknologi digital seperti pemanfaatan platform metaverse yang memungkinkan kami melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan potensi yang dimiliki, baik dalam pemasaran maupun dalam menciptakan layanan dengan inovasi dan teknologi digital terkini guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat luas terutama pelanggan setia kami,” ujar dr. Oky Pratama.

Dokter Oky menjelaskan, kolaborasi dengan WIR Group akan menjadi wahana bagi Benings Indonesia untuk memberikan pengalaman yang menarik dalam menikmati berbagai layanan serta produk skin care dan kecantikan yang terbaik.

“Ini merupakan bagian dari kinerja dan inovasi yang terus kami lakukan, karena kami tidak mau tertinggal dan perlu ambil bagian dalam perkembangan teknologi digital terutama dunia metaverse. Dengan keunggulan dan peletakan fondasi awal kami di dunia metaverse, kami akan dapat membangun ekosistem yang efektif dan efisien, terutama dalam memahami kebutuhan konsumen, serta tentunya untuk memberikan layanan dan edukasi tanpa batas kepada para konsumen kapan pun dan di mana pun mereka berada,” jelasnya.

Menurut CEO klinik kecantikan yang hingga saat ini sudah memiliki cabang yang tersebar di kota-kota besar, akan ada potensi yang lebih besar, terutama dalam pemasaran produk dengan jangkauan yang lebih luas. “Sebagai entrepreneur tentunya saya berharap produk dan layanan kami tidak saja mampu berkembang di tingkat nasional, tetapi juga manca negara. Kehadiran metaverse memungkinkan kami melakukan hal itu secara lebih efisien dan dengan cara-cara yang tak terbayangkan sebelumnya,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara ini brand ambassador terbaru dari Benings Indonesia, seperti Rian Ricis, Teuku Rian, Ruben Onsu, Betrand Peto, Fero Walandouw, Steffi Zamora dan Thariq Halilintar yang akan tampil memberikan dukungan serta menceritakan bagaimana produk-produk dari Benings Indonesia dapat membantu menjaga kesehatan kulit mereka dikesehariannya. Hingga kini, klinik kecantikan yang pernah mendapatkan dua rekor MURI dengan ‘fasilitas perangkat laser jenis terbanyak’ dan ‘skincare produksi dokter dengan penjualan e-commercer terbanyak’ ini telah memiliki #SahabatBening yang tersebar di seluruh wilayah di tanah air.

Sementara, Chief Business Development Officer WIR Group Jimmy Halim menyatakan apresiasinya atas dipilihnya WIR Group sebagai mitra untuk mendukung Benings Indonesia dalam melakukan transformasi teknologi melalui platform metaverse yang dikembangkan WIR Group. “Kami sangat mendukung rencana Benings Indonesia dalam melakukan transformasi digital dalam bisnisnya, karena kami melihat keinginan yang kuat dari Benings untuk berinovasi,” ungkap Jimmy Halim.

Platform metaverse sendiri saat ini telah membuka peluang-peluang baru bagi penggunanya untuk mengembangkan usaha dengan memanfaatkan kesempatan yang telah dibuka melalui platform metaverse. “Kami berharap, pelaku bisnis termasuk Benings Indonesia dapat memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing mereka, baik secara lokal maupun global,” ujar Jimmy.

“Sebelumnya WIR Group juga mengumumkan bahwa telah memiliki 5 teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) yang telah dilindungi paten di Indonesia dan telah didaftarkan melalui sistem Patent Cooperation Treaty (PCT) ke berbagai negara,” jelas Ari Juliano Gema, partner di Assegaf Hamzah & Partners, yang merupakan penasihat hukum kekayaan intelektual WIR Group.

Dengan melakukan pendaftaran melalui skema PCT tersebut, WIR Group ingin memberikan perlindungan kekayaan intelektual di skala internasional atas invensi dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan.