{"id":11006,"date":"2021-08-04T03:01:33","date_gmt":"2021-08-04T03:01:33","guid":{"rendered":"http:\/\/lintasbisnis.com\/?p=11006"},"modified":"2021-10-20T03:02:57","modified_gmt":"2021-10-20T03:02:57","slug":"ridwan-kamil-usul-provinsi-kelola-distribusi-vaksin-ke-kab-kota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2021\/08\/04\/ridwan-kamil-usul-provinsi-kelola-distribusi-vaksin-ke-kab-kota\/","title":{"rendered":"Ridwan Kamil Usul Provinsi Kelola Distribusi Vaksin ke Kab\/Kota"},"content":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS &#8211; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan agar provinsi punya kewenangan lebih besar dalam mengatur distribusi vaksin ke kabupaten\/kota agar lebih tepat sasaran dan pas.<\/p>\n<p>Selama ini provinsi hanya menjadi penyalur vaksin ke kab\/kota, di mana daftar alokasi telah ditetapkan pemerintah pusat. Namun setelah vaksin didistribusikan, ternyata ditemukan ada kab\/kota yang berlebih dan sebaliknya ada yang kekurangan.<\/p>\n<p>Menurutnya, distribusi vaksin ke kab\/kota akan lebih efektif dan efisien jika misalnya pemerintah pusat memberikan kewenangan lebih besar kepada provinsi untuk mengatur daftar alokasi.<\/p>\n<p>\u201cDaftar alokasi dari Kemenkes masih belum 100 persen akurat. Kami mengusulkan agar alokasi vaksin diserahkan kepada provinsi,\u201d ujar Ridwan Kamil saat jumpa pers virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (4\/8\/2021).<\/p>\n<p>\u201cKalau sekarang kita ibaratnya hanya jadi \u2018tukang pos\u2019, menerima vaksin kemudian menyalurkan sesuai daftar alokasi (yang disusun pusat),\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ridwan Kamil punya analisis sendiri agar vaksinasi di daerah tepat sasaran. Jika ikut daftar alokasi Kemenkes, ada lima kab\/kota yang dalam hitungan lima hari sudah habis. Setelah itu daerah tersebut tidak dapat jatah lagi. Sementara ada juga yang dikasih di satu bulan itu belum habis.<\/p>\n<p>\u201cMaka kami meminta agar diserahkan ke provinsi, kami yang mengatur distribusi ke daerah berdasarkan kecepatan dan analisa evaluasi kami, termasuk provinsi bisa membagikan kepada pihak ketiga,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Gubernur menyebut untuk vaksinasi massal agar selesai Desember 2021 Jabar butuh 22 ribu vaksinator baru. Saat ini sedang dipenuhi bekerja sama dengan stakeholders seperti asosiasi perawat, TNI\/Polri, hingga relawan.<\/p>\n<p>\u201cPuncaknya adalah kalau Desember harus beres maka Jabar harus dikasih 15 juta dosis tiap bulan dengan total 76 juta dosis. Pertanyaan besar apakah ini bisa dipenuhi? Kita akan menghabiskan apa yang diberikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Adapun di Jabar lima besar daerah dengan cakupan vaksinasi tinggi yakni Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cimahi, Kota Cirebon dan Kota Bogor.<\/p>\n<p>Sedangkan yang masuk kategori rendah adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka.<\/p>\n<p>\u201cKota\/kabupaten yang vaksinasi tinggi tingkat kematian rendah. Sebaliknya yang vaksinasi rendah tingkat kematian tinggi,\u201dsebut Ridwan Kamil.<\/p>\n<p>Maka dari itu, Satgas COVID-19 Jabar sedang menyiapkan inovasi dalam distribusi alokasi vaksin hingga penyuntikan yang dilakukan agar sesuai dan proporsional dengan kondisi wilayahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS &#8211; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan agar provinsi punya kewenangan lebih besar dalam mengatur distribusi vaksin ke kabupaten\/kota agar lebih tepat sasaran dan pas. Selama ini provinsi hanya menjadi penyalur vaksin ke kab\/kota, di mana daftar alokasi telah ditetapkan pemerintah pusat. Namun setelah vaksin didistribusikan, ternyata ditemukan ada kab\/kota yang berlebih dan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-11006","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11006"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11008,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11006\/revisions\/11008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}