{"id":11282,"date":"2021-09-08T06:57:17","date_gmt":"2021-09-08T06:57:17","guid":{"rendered":"http:\/\/lintasbisnis.com\/?p=11282"},"modified":"2021-10-21T06:58:05","modified_gmt":"2021-10-21T06:58:05","slug":"pembangunan-jalur-tengah-selatan-untuk-tingkatkan-ekonomi-kesejahteraan-dan-gali-potensi-wisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2021\/09\/08\/pembangunan-jalur-tengah-selatan-untuk-tingkatkan-ekonomi-kesejahteraan-dan-gali-potensi-wisata\/","title":{"rendered":"Pembangunan Jalur Tengah Selatan, Untuk tingkatkan ekonomi, kesejahteraan, dan gali potensi wisata"},"content":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS \u2013 Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Pemda Provinsi Jabar terus berupaya mengembangkan berbagai potensi daerah Jabar bagian selatan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jabar bagian selatan.<\/p>\n<p>Salah satu upaya yang dilakukan Pemda Provinsi Jabar, kata Pak Uu \u2013sapaan Wagub Jabar, adalah memperbaiki aksesibilitas dengan pembangunan Jalur Tengah Selatan (JTS). Pembangunan JTS diharapkan dapat memangkas waktu tempuh sekaligus mengembangkan potensi pariwisata Jabar bagian selatan.<\/p>\n<p>\u201cKali ini kami melihat progres lokasi yang akan dijadikan program skala prioritas dalam kepemimpinan Pak Gubernur. Keinginan Pak Gubernur membangun akses di Jabar bagian selatan. Karena Jabar selatan skala prioritas peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,\u201d kata Pak Uu di Kabupaten Sukabumi, Rabu (8\/9\/2021).<\/p>\n<p>Menurut Pak Uu, pembangunan JTS untuk menyempurnakan jalan existing atau yang sudah ada sebelumnya. \u201cJalan yang sudah ada di bibir pantai itu pun mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, agar lebih mantap lagi, maka Pak Gubernur ingin membuat jalan tengah selatan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cSehingga konektivitas lebih cepat, jalan ditempuh bisa setengahnya. Misalnya dari wilayah Lengkong ke Sagaranten, sekarang 99 kilometer. Dengan JTS dibangun cukup 23 kilometer,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, pembangunan JTS juga akan mendongkrak potensi desa wisata. \u201cJadi ini program luar biasa, dan juga di daerah tersebut sedang ada pembangunan desa wisata, rata-rata daerah punya potensi desa wisata,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar Koswara mengatakan, feasibility study jalur ini sudah dilaksanakan pada 2014. Kemudian, Amdal sudah terbit pada 2016. Lalu desain awal diluncurkan pada 2019, kemudian menuju Detail Engineering Design dan Dokumen Lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKemudian pada 2021 kami bikin pradesain. Konsep pembangunannya adalah melebarkan jalan-jalan kabupaten dan jalan desa yang masuk dalam trase, ke dalam standarnya Jalan Provinsi, jadi jalur baru, membuat koridor baru,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Rencananya, pembangunan akan terbagi menjadi beberapa sesi. Sesi pertama akan dibangun Jalan Horisontal Tengah Jawa Barat Selatan yakni dari wilayah Lengkong \u2014 Sagaranten (23,20 km), kemudian Sagaranten \u2014 Tanggeung (37,55 km), disambung Tanggeung \u2014 Padasuka\/Cipelah (33,79 km), hingga Padasuka\/Cipelah \u2014 Rancabali (16,84 km). Total, 111,38 km.<\/p>\n<p>Sesi selanjutnya, dari kawasan Ciwidey \u2014 Pangalengan (22,12 km), lalu Pangalengan \u2014 Cikajang (53,48 km), disambung Cikajang \u2014 Bantarkalong (68,54 km), kemudian Bantarkalong \u2014 Kertahayu (101,48 km), hingga total sepanjang 245,62 km. Sehingga, total keseluruhan Trase JTS adalah sepanjang 357,00 km.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS \u2013 Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Pemda Provinsi Jabar terus berupaya mengembangkan berbagai potensi daerah Jabar bagian selatan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jabar bagian selatan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemda Provinsi Jabar, kata Pak Uu \u2013sapaan Wagub Jabar, adalah memperbaiki aksesibilitas dengan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-11282","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11284,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11282\/revisions\/11284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}