{"id":17389,"date":"2024-05-14T15:24:19","date_gmt":"2024-05-14T08:24:19","guid":{"rendered":"http:\/\/lintasbisnis.com\/?p=17389"},"modified":"2024-05-15T12:06:18","modified_gmt":"2024-05-15T05:06:18","slug":"perpusnas-buka-rakornas-perpustakaan-2024-seluruh-stakeholder-perpustakaan-hadir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2024\/05\/14\/perpusnas-buka-rakornas-perpustakaan-2024-seluruh-stakeholder-perpustakaan-hadir\/","title":{"rendered":"Perpusnas Buka Rakornas Perpustakaan 2024, Seluruh Stakeholder Perpustakaan Hadir"},"content":{"rendered":"<p><strong>LINTAS BISNIS<\/strong> &#8211; Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Jakarta pada Selasa dan Rabu (14-15\/5\/2024).<\/p>\n<p>Kegiatan ini dilaksanakan secara luring (onsite) dan secara daring (online) melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube.Rakornas dengan tema \u201cMenata Ulang Konsep dan Praktik Pembangunan Literasi\u201d, difokuskan untuk membahas tiga isu utama, yaitu penguatan budaya baca dan literasi, pengarusutamaan naskah nusantara serta standardisasi dan pembinaan tenaga perpustakaan. <\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, Rakornas akan menghadirkan berbagai narasumber yang memiliki praktik baik serta pengalaman dalam keterlibatannya pada tiga isu tersebut.  Mereka berasal dari berbagai pemangku kepentingan bidang perpustakaan yaitu Kementerian\/Lembaga terkait, pemerintah daerah, dan pegiat literasi. <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/lintasbisnis.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IMG_20240514_105622_copy_320x219-300x205.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"205\" class=\"alignnone size-medium wp-image-17390\" srcset=\"https:\/\/lintasbisnis.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IMG_20240514_105622_copy_320x219-300x205.jpg 300w, https:\/\/lintasbisnis.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IMG_20240514_105622_copy_320x219.jpg 320w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>\u201cPerlu kami laporkan pula bahwa peserta Rakornas yang direncanakan hadir sejumlah 920 orang. Kegiatan ini terbagi ke dalam 5 sesi yaitu; sesi pembukaan, sesi kebijakan, sesi berbagi, sesi pleno, dan sesi panel,\u201d ujar Ketua Panitia Rakornas Bidang Perpustakaan, Joko Santoso.<\/p>\n<p>\u201cKami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bapak\/Ibu, yang telah hadir. Kehadiran Bapak dan Ibu menandakan komitmen yang kuat dalam pengembangan budaya baca dan literasi,\u201d imbuh Sekretaris Utama Perpusnas RI ini.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN tahun 2020-2024 akan memasuki tahap akhir di tahun ini, dan Indonesia akan bersiap untuk melaksanakan RPJMN yang akan datang periode 2025-2029. <\/p>\n<p>\u201cSalah satu agenda pembangunan dalam RPJMN 2020-2024 adalah revolusi mental dan pembangunan kebudayaan. Agenda ini dilaksanakan secara terpadu melalui salah satu program prioritas nasional, yaitu penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas untuk mewujudkan masyarakat berpengetahuan dan berkarakter,\u201d bebernya. <\/p>\n<p>Salah satu indikator keberhasilan program ini adalah pencapaian sasaran strategis Perpustakaan Nasional, yakni nilai Tingkat Gemar Membaca  (TGM) Tahun 2023 sebesar 66.77 dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Tahun 2023 sebesar 14.58. Angka-angka ini masih dalam posisi sedang. <\/p>\n<p>Sementara itu, target nilai TGM tahun 2024 sebesar 71.30 dan nilai IPLM tahun 2024 sebesar 15.00 dan ini hanya berhasil kita capai dengan kerja keras dan kerja kolaboratif.<\/p>\n<p>Dalam Rancangan RPJMN 2025-2029 terdapat salah satu agenda pembangunan yaitu ketahanan sosial budaya dan ekologi. Di mana salah satu program pembangunannya adalah penguatan karakter bangsa dan pemajuan kebudayaan, dengan kegiatan pembangunan. \u201cDiantaranya perlindungan dan pelestarian warisan budaya dan pengembangan budaya literasi untukmendukung kreativitas dan inovasi,\u201d tandas Joko. <\/p>\n<p>Sementara itu, Plt Kepala Perpusnas RI Prof E. Aminudin Aziz mengatakan, pada 2020 melakukan survei kecil-;kecilan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kegemaran membaca masyarakat. Namun, ia mengetahui fakta yang terjadi di lapangan. <\/p>\n<p>Sesungguhnya masyarakat ingin sekali membaca, namun tidak terpenuhi oleh ketersediaan buku sesuai minat dan keinginan masyarakat. \u201cIni kesalahan beberapa pihak. yakni dosa dari penulis buku yang tidak melakukan survei apa yang harus dibaca masyarakat.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKedua, dosa dari penerbit karena menerbitkan buku yang tidak disukai. Ketiga, dosa dari perpustakaan karena mengambil buku yang tak disukai,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Untuk mengubah hal itu dibutuhkan kebijakan yang akan memberikan fasilitas, peluang yang sangat besar kepada calon pembaca menyediakan buku yang dimintai sesuai pangsa pasar. \u201cMinat membaca buku berbeda. Tidak bisa dipaksakan untuk hanya satu buku,\u201d ucap Aminudin. <\/p>\n<p>Kemudian, sambungnya, buku tidak menarik karena berawal dari cara buku disajikan. seperti tata letak, ilustrasi maupun bahasa. Maka ini adalah sebuah pekerjaan besar.  <\/p>\n<p>\u201cKetika saya menjadi kepala badan bahasa menulis suatu artikel dan menjadi artikel yang mengguncang jagat literasi Indonesia karena seorang birokrat menulis hal yang dinilai menjelekkan pemerintah. Saya akademisi yang harus berkata apa adanya. Kemudian melakukan rapat-rapat untuk mengkaji tulisan saya yang berjudul Peta Jalan LIterasi Baru,\u201d ungkapnya..<\/p>\n<p>Ini menjadi awal pembahasan peta jalan pembudayaan literasi yang dikoordinasikan Kemenko PMK. Kemudian di Kemendikbud Ristek dibentuk tim literasi untuk menciptakan buku baru yang disenangi anak-anak.<\/p>\n<p>\u201cBuku harus menjadi hal utama yang menjadi prioritas. Ketika merancang buku, harus melakukan survei kepada 400 anak. Lalu para orang tua diajak diskusi, para pegiat literasi diundang untuk berdialog sehingga muncul buku tersebut,\u201d serunya. <\/p>\n<p>Dalam rencana strategis Perpusnas untuk meningkatkan literasi dan meningkatkan kegemaran membaca. Namun, Aminudin dengan tegas menyatakan hal itu merupakan sebuah kesalahan. <\/p>\n<p>Ia beralasan dua visi itu terbalik. Seharusnya yang dibangun pertama kali adalah kegemaran membaca yang akan menuju kepada literasi tinggi. \u201cFaktanya menunjukkan masih rendahnya minat membaca,\u201d ucapnya. <\/p>\n<p>Perpustakaan, lanjut Aminudin, adalah tempat di mana akan bisa mengembangkan kreatifitas baru sehingga tercipta ilmu baru. Sebab, di perpustakaan bisa mengkonfirmasi kegalauan berpikir, karena disana tersedia data dan rujukan yang paling otoritatif untuk mengkonfirmasi kegalauan. <\/p>\n<p>Melalui Rakornas ini, Aminudin ingin melakukan sosialisasi tentang kebijakan Perpusnas. Karena memegang peranan penting yang menjadi ujung dari renstra 2019-2024. Kemudian menjadi awal 2025-2029. \u201cIni penting karena mana yang menjadi ujung dan mana awal\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Usai pembukaan Rakornas, dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan arsip statis dan penyerahan sertifikat MoWCAP dari Perpustakaan Nasional kepada Arsip Nasional Republik Indonesia. <\/p>\n<p>Rakornas diawali oleh Maman Suherman, Penggerak Literasi Nasional yang memberikan prolog tentang perpustakaan.<br \/>\nRakornas Bidang Perpustakaan di hari pertama ini juga diisi oleh para pemateri-pemateri handal di bidangnya. Antara lain Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Kementerian PPN \/Bappenas Amich Alhumami, yang membawakan materi dengan judul \u201cKebijakan pembangunan literasi sebagai Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025 &#8211; 2029.\u201d<\/p>\n<p>Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia, Ivanovich Agusta yang menyampaikan materi tentang kebijakan dana desa dalam pembangunan dan pengembangan perpustakaan desa dan bahan bacaan bermutu. Serta sesi berbagi yang masing-masing dibawakan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dengan materi berjudul \u201cStrategi Kabupaten Berau dalam meningkatkan perpustakaan terakreditasi&#8221;. <\/p>\n<p>Kemudian Wahyu Yusuf Akhmadi,Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Kendal yang menyampaikan tema \u201cPraktik baik pengembangan perpustakaan untuk memperkuat budaya baca dan literasi masyarakat di Kabupaten Kendal\u201d.<\/p>\n<p>Serta Tiat S Suwardi, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Timur dengan materi berjudul \u201cUpaya Penyelamatan dan Pelestarian Naskah Nusantara di Provinsi Jawa Timur&#8221;. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS &#8211; Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Jakarta pada Selasa dan Rabu (14-15\/5\/2024). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring (onsite) dan secara daring (online) melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube.Rakornas dengan tema \u201cMenata Ulang Konsep dan Praktik Pembangunan Literasi\u201d, difokuskan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17391,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[337,3350,26],"class_list":["post-17389","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","tag-perpusnas","tag-rakornas-perpustakaan-2024","tag-stakeholder"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17389","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17389"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17389\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17403,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17389\/revisions\/17403"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17391"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}