{"id":21360,"date":"2026-04-16T12:11:57","date_gmt":"2026-04-16T05:11:57","guid":{"rendered":"https:\/\/lintasbisnis.com\/?p=21360"},"modified":"2026-04-16T12:12:30","modified_gmt":"2026-04-16T05:12:30","slug":"properti-sekunder-bangkit-sinyal-pergeseran-dari-jakarta-ke-kota-kota-regional-menguat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2026\/04\/16\/properti-sekunder-bangkit-sinyal-pergeseran-dari-jakarta-ke-kota-kota-regional-menguat\/","title":{"rendered":"Properti Sekunder Bangkit, Sinyal Pergeseran dari Jakarta ke Kota-Kota Regional Menguat"},"content":{"rendered":"<p><strong>LINTAS BISNIS<\/strong> \u2014 Pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan pemulihan yang lebih solid pada akhir kuartal I-2026, dengan indikasi awal terjadinya pergeseran pusat pertumbuhan dari kota utama ke wilayah regional.<\/p>\n<p>Laporan Flash Report April 2026 dari Rumah123 mencatat indeks harga rumah sekunder nasional tumbuh 1,6% secara bulanan (MoM) pada Maret 2026, berbalik dari kontraksi 1,2% pada Februari. Secara tahunan, dinamika pasar juga menunjukkan perubahan signifikan: sebanyak 11 dari 13 kota besar kini mencatatkan kenaikan harga, meningkat tajam dari hanya 6 kota pada periode sebelumnya.<\/p>\n<p>Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menilai lonjakan jumlah kota dengan pertumbuhan positif tersebut sebagai indikasi desentralisasi pasar yang semakin nyata.<\/p>\n<p>\u201cPemulihan kini tidak lagi bersifat terpusat. Ada pergeseran struktural menuju kota-kota dengan fundamental ekonomi yang lebih kuat dan dukungan infrastruktur yang berkembang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, dua pasar utama, yakni Jakarta dan Surabaya, masih mencatat kontraksi harga tahunan masing-masing sebesar -0,5% dan -0,9%. Jakarta bahkan telah mengalami penurunan harga tahunan selama 12 bulan berturut-turut, mencerminkan tekanan dari kelebihan pasokan, terutama di segmen apartemen menengah-atas.<\/p>\n<p>Rumah123 mengkategorikan kondisi ini sebagai fase price discovery, di mana pasar melakukan penyesuaian harga untuk mencapai keseimbangan baru dengan daya beli riil. Namun, kenaikan harga bulanan sebesar 1,1% di Jakarta pada Maret memberikan sinyal awal bahwa pasar mulai mendekati titik terendah (bottoming out).<\/p>\n<p>Dari sisi fundamental, pasar mulai menunjukkan pengetatan suplai. Volume rumah sekunder turun 8,1% secara tahunan, sementara permintaan tetap relatif aktif. Ketidakseimbangan ini mendorong pergeseran menuju seller\u2019s market, yang berpotensi menjadi katalis kenaikan harga dalam jangka menengah.<\/p>\n<p>Sentimen positif juga didukung oleh kondisi makroekonomi yang stabil. Suku bunga acuan Bank Indonesia yang bertahan di level 4,75% serta inflasi yang melandai ke 3,48% meningkatkan daya beli dan kepercayaan konsumen, khususnya dalam pengambilan kredit pemilikan rumah (KPR).<\/p>\n<p>Dengan insentif fiskal berupa PPN DTP yang masih berlaku hingga akhir tahun, pelaku pasar melihat peluang akselerasi pada kuartal II-2026. Dalam konteks ini, kota-kota regional diperkirakan akan menjadi motor pertumbuhan baru, menggantikan dominasi tradisional Jakarta dalam siklus properti nasional.<\/p>\n<p>Perkembangan ini membuka ruang bagi investor untuk melakukan diversifikasi portofolio ke pasar sekunder di luar kota utama, seiring dengan meningkatnya potensi imbal hasil dan perbaikan fundamental di berbagai wilayah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS \u2014 Pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan pemulihan yang lebih solid pada akhir kuartal I-2026, dengan indikasi awal terjadinya pergeseran pusat pertumbuhan dari kota utama ke wilayah regional. Laporan Flash Report April 2026 dari Rumah123 mencatat indeks harga rumah sekunder nasional tumbuh 1,6% secara bulanan (MoM) pada Maret 2026, berbalik dari kontraksi 1,2% pada<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21362,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[540,5445,5444],"class_list":["post-21360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-properti","tag-jakarta","tag-kota-regional","tag-properti-sekunder"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21361,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21360\/revisions\/21361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}