{"id":21454,"date":"2026-04-23T06:49:07","date_gmt":"2026-04-22T23:49:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lintasbisnis.com\/?p=21454"},"modified":"2026-04-23T06:49:07","modified_gmt":"2026-04-22T23:49:07","slug":"perpusnas-perkuat-kapasitas-pustakawan-dalam-pemanfaatan-ai-untuk-transformasi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2026\/04\/23\/perpusnas-perkuat-kapasitas-pustakawan-dalam-pemanfaatan-ai-untuk-transformasi-digital\/","title":{"rendered":"Perpusnas Perkuat Kapasitas Pustakawan dalam Pemanfaatan AI untuk Transformasi Digital"},"content":{"rendered":"<p><strong>LINTAS BISNIS<\/strong> -:Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital perpustakaan. Tidak hanya itu, Perpusnas juga memperkuat peran pustakawan sebagai pengelola pengetahuan di era teknologi.<\/p>\n<p>Salah satunya melalui kolaborasi dengan Universitas Mercu Buana dan Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI) dalam penyelenggaraan lokakarya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence\/AI) bagi pustakawan, Rabu (22\/4\/2026), di Jakarta. <\/p>\n<p>Lokakarya ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Universitas Mercu Buana yang juga mendukung rangkaian Hari Bakti Perpusnas. <\/p>\n<p>Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menegaskan bahwa perkembangan AI menjadi momentum strategis bagi transformasi perpustakaan menuju layanan yang lebih adaptif dan modern. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini tidak hanya relevan, tetapi menjadi kebutuhan dalam menjawab perubahan perilaku pemustaka di era digital.<\/p>\n<p>\u201cArtificial Intelligence merupakan teknologi simulasi kecerdasan manusia pada mesin untuk belajar, bernalar, memecahkan masalah, dan membuat keputusan secara mandiri,\u201d ujar Joko Santoso.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pemanfaatan AI berpotensi mendorong transformasi perpustakaan konvensional menjadi smart library yang mampu meningkatkan kualitas layanan literasi. \u201cPenggunaan kecerdasan buatan memungkinkan sistem komputer mensimulasikan kemampuan manusia dalam belajar dan memecahkan masalah guna meningkatkan kecakapan literasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Joko juga mengungkapkan bahwa tren layanan digital Perpusnas terus meningkat signifikan. \u201cTingkat kunjungan layanan online Perpustakaan Nasional rata-rata tiga kali lipat dari layanan onsite. Ini menunjukkan kebutuhan nyata kita untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Perpusnas dalam membangun \u201cjenama baru pustakawan\u201d melalui penguatan kompetensi berbasis teknologi informasi. \u201cSalah satu kapabilitas yang harus kita kuasai adalah kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk AI, dalam mendukung tugas kepustakawanan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Perpusnas, Wiratna Tritawirasta, menjelaskan bahwa lokakarya ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut pustakawan untuk terus beradaptasi.<\/p>\n<p>\u201cPerkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk di dunia perpustakaan,\u201d ujar Wiratna.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana peningkatan kapasitas pustakawan dalam memahami konsep hingga implementasi AI. \u201cLokakarya ini dimaksudkan sebagai sarana peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan wawasan pustakawan dalam memahami konsep, manfaat, dan implementasi kecerdasan buatan dalam pekerjaan kepustakawanan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lokakarya bertema \u201cPemanfaatan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Kerja dalam Administrasi, Komunikasi, dan Literasi Informasi bagi Pustakawan\u201d. Tujuan penyelenggaraannya, meningkatkan kapasitas pustakawan dalam mengoptimalkan teknologi AI untuk mendukung kinerja yang lebih efektif dan efisien.<\/p>\n<p>Dalam sesi materi, para narasumber dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana memaparkan berbagai implementasi AI di lingkungan perpustakaan. Materi mencakup pemanfaatan AI sebagai asisten kerja dalam penyusunan dokumen, pengolahan informasi, hingga penguatan komunikasi berbasis data.<\/p>\n<p>Pemateri Fajar Masya menekankan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pustakawan. \u201cAI dapat membantu menyusun laporan, merangkum dokumen, hingga membuat draft tulisan dalam waktu singkat, sehingga pekerjaan administratif menjadi lebih efisien,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Inge Handriani dan Nia Rahma Kurniananda memaparkan pemanfaatan generative AI untuk mendukung pembuatan konten dan media publikasi perpustakaan. Mereka menilai teknologi ini mampu mempercepat produksi konten sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi visual perpustakaan.<\/p>\n<p>Adapun Sulis Sandiwarno memperkenalkan konsep SmartLib-AI, yaitu sistem peminjaman buku digital berbasis kecerdasan buatan dengan kontrol akses otomatis untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi layanan perpustakaan.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, Perpusnas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi perpustakaan berbasis teknologi serta memperkuat peran pustakawan sebagai pengelola pengetahuan yang adaptif di era digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS -:Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital perpustakaan. Tidak hanya itu, Perpusnas juga memperkuat peran pustakawan sebagai pengelola pengetahuan di era teknologi. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Universitas Mercu Buana dan Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI) dalam penyelenggaraan lokakarya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence\/AI) bagi pustakawan, Rabu (22\/4\/2026),<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4265],"tags":[5510,337,3677,1769],"class_list":["post-21454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-pemanfaatan-ai","tag-perpusnas","tag-pustakawan","tag-transformasi-digital"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21456,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21454\/revisions\/21456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}