{"id":21471,"date":"2026-04-24T15:35:33","date_gmt":"2026-04-24T08:35:33","guid":{"rendered":"https:\/\/lintasbisnis.com\/?p=21471"},"modified":"2026-04-24T15:35:33","modified_gmt":"2026-04-24T08:35:33","slug":"tren-yolo-dan-olahraga-ekstrem-meningkat-masyarakat-diingatkan-pahami-risiko-dan-perlindungan-finansial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2026\/04\/24\/tren-yolo-dan-olahraga-ekstrem-meningkat-masyarakat-diingatkan-pahami-risiko-dan-perlindungan-finansial\/","title":{"rendered":"Tren YOLO dan Olahraga Ekstrem Meningkat, Masyarakat Diingatkan Pahami Risiko dan Perlindungan Finansial"},"content":{"rendered":"<p><strong>LINTAS BISNIS<\/strong> \u2014 Tren gaya hidup You Only Live Once (YOLO) kian mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencoba berbagai aktivitas olahraga ekstrem. Pergeseran makna healing dan traveling pun mulai terlihat, dari sekadar bersantai di kafe atau staycation menjadi kegiatan yang memacu adrenalin.<\/p>\n<p>Aktivitas seperti summit attack di gunung, scuba diving di perairan terbuka, hingga olahraga dirgantara seperti paragliding kini semakin diminati. Selain memberikan pengalaman berbeda, aktivitas ini juga kerap dibagikan di media sosial sebagai bentuk ekspresi diri dan pencapaian personal.<br \/>\nNamun demikian, di balik popularitas tersebut, terdapat risiko yang tidak bisa diabaikan, baik dari sisi keselamatan maupun finansial.<\/p>\n<p>Pengamat industri keuangan menyebutkan bahwa meningkatnya minat terhadap olahraga ekstrem perlu diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri, termasuk melalui asuransi jiwa dan kesehatan.<\/p>\n<p>Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah prinsip utmost good faith atau itikad baik. Dalam praktiknya, calon nasabah wajib memberikan informasi yang jujur terkait gaya hidup, termasuk hobi berisiko tinggi. Ketidakjujuran atau non-disclosure dapat berakibat fatal, seperti penolakan klaim oleh perusahaan asuransi.<\/p>\n<p>Selain itu, perusahaan asuransi juga menerapkan penilaian risiko atau occupational risk. Individu dengan hobi ekstrem umumnya akan dikenakan extra premium atau biaya tambahan karena dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan individu dengan gaya hidup minim risiko.<\/p>\n<p>Masyarakat juga diimbau untuk memahami ketentuan exclusions atau pengecualian dalam polis. Banyak produk asuransi standar tidak secara otomatis menanggung aktivitas olahraga ekstrem, sehingga diperlukan persetujuan tambahan atau endorsement agar perlindungan dapat berlaku.<\/p>\n<p>Di sisi lain, terdapat pula manfaat tambahan (rider) seperti Accidental Death Benefit (ADB) yang memberikan santunan lebih besar apabila terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan. Fitur ini dinilai penting, terutama bagi individu yang sering melakukan aktivitas berisiko tinggi atau bepergian sendiri.<\/p>\n<p>Penentuan beneficiary atau ahli waris juga menjadi aspek penting dalam kepemilikan asuransi jiwa. Dengan menetapkan penerima manfaat secara jelas, keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh perlindungan finansial yang memadai apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>Dengan meningkatnya tren olahraga ekstrem, masyarakat diharapkan tidak hanya fokus pada pengalaman dan tantangan, tetapi juga memperhatikan aspek perlindungan dan perencanaan keuangan. Pendekatan ini dinilai penting agar gaya hidup aktif tetap sejalan dengan kesiapan menghadapi risiko di masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LINTAS BISNIS \u2014 Tren gaya hidup You Only Live Once (YOLO) kian mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencoba berbagai aktivitas olahraga ekstrem. Pergeseran makna healing dan traveling pun mulai terlihat, dari sekadar bersantai di kafe atau staycation menjadi kegiatan yang memacu adrenalin. Aktivitas seperti summit attack di gunung, scuba diving di perairan terbuka, hingga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21],"tags":[],"class_list":["post-21471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifstyle"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21471"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21471\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21473,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21471\/revisions\/21473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}