{"id":7630,"date":"2020-04-15T04:06:43","date_gmt":"2020-04-15T04:06:43","guid":{"rendered":"http:\/\/lintasbisnis.com\/?p=7630"},"modified":"2020-04-15T04:06:43","modified_gmt":"2020-04-15T04:06:43","slug":"abbasource-akan-tetap-menampilkan-karya-pemenang-ocic-2019-di-salone-del-mobile-di-milan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/2020\/04\/15\/abbasource-akan-tetap-menampilkan-karya-pemenang-ocic-2019-di-salone-del-mobile-di-milan\/","title":{"rendered":"Abbasource Akan Tetap  Menampilkan Karya Pemenang OCIC 2019 di Salone del Mobile di Milan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lintas Bisnis.com<\/strong>  Jakarta \u2013 Penyelenggaraan Salone del Mobile 2020 di Milan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 21- 26 April 2020 ini resmi dibatalkan terkait pandemi Covid-19 yang  menimpa Italia dan seluruh dunia. Pembatalan tersebut diumumkan oleh Panitia Salone del Mobile  pada tanggal 28 Maret 2020 melalui berbagai media digital. Melalui pengumuman resminya, Salone del Mobile akan kembali dihelat tahun depan pada tanggal 13 hingga 18 April 2021.<\/p>\n<p>Abbasource yang sejak awal tahun ini sudah menyelesaikan produksi tahap akhir untuk berpartisi di Salone del Mobile, 2020, akan kembali ambil bagian di Salone del Mobile 2021.<\/p>\n<p>\u201cEmpat karya pemenang Open Call Indonesia Creation (OCIC) 2019 yang kami selenggarakan sejak bulan Oktober tahun lalu dan rencananya akan kami pamerkan di Milan bulan April ini sudah selesai diproduksi,\u201d jelas Indra Febriansyah, Chief Community Officer<br \/>\nAbbasource.<\/p>\n<p>\u201cDengan adanya pembatalan pelaksanaan Salone del Mobile tahun ini, karya-karya ini akan kami bawa kembali tahun depan, tentunya dengan pengemasan dan persiapan yang lebih baik lagi, sehingga akan semakin menarik bagi pasar mebel internasional,\u201d tambah Indra.<\/p>\n<p>Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) sebagai kurator dari OCIC 2019, telah berhasil memilih 5 desain terbaik dari 140 desainer yang memasukan karyanya melalui website<br \/>\nwww.abbasource.com.<\/p>\n<p>Lima karya desain terbaik itu antara lain, kursi \u201cSelendang\u201d karya Vincentius Aldi Masella, coffee table \u201cPrau\u201d karya Zulyo Kumara Pratama Putra, kursi \u201cTresna\u201d karya Emil Miladi<br \/>\nMuhammad, dan kursi \u201cTongkonan\u201d karya Arif Zainudin, yang berhasil dimodifikasi secara knock down sehingga mudah dikemas dengan hasil tetap bagus. <\/p>\n<p>Sedangkan \u201cUma\u201d day-bed karya Muhammad Alfatha Kurniadi terpaksa harus didiskualifikasi karena yang bersangkutan tidak memenuhi tenggat revisi desain yang ditetapkan. <\/p>\n<p>Vincentius Aldi Masella, atau yang lebih akrab dipanggi Aldi, terpilih sebagai pemenang utama OCIC 2019. Desainer muda berbakat ini akan hadir di Salone del Mobile 2021disponsori oleh Abbasource. Selain kursi \u201cSelendang,\u201d Aldi juga akan membawa beberapa karyanya yang lain, yaitu meja makan \u201cWiron\u201d dan \u201cHonai,\u201d meja console \u201cSaron\u201d dan cermin \u201cGong.\u201d <\/p>\n<p>\u201cSebagai desainer, kesulitan utama saya adalah dalam hal produksi, terutama dalam mencari pabrik yang cocok untuk memproduksi karya saya. Selain itu saya tidak memiliki kapasitas yang cukup dalam hal pemasaran. Abbasource membantu menghubungkan itu,\u201d ujar Aldi. <\/p>\n<p>\u201cSaya berharap kehadiran saya dan karya-karya saya di Milan, akan membuka peluang pasar yang lebih luas lagi, serta memberi inspirasi untuk karya-karya saya ke depannya,\u201d tambah Aldi.<\/p>\n<p>Usai menjadi pemenang, para desainer ini menjalin konsultasi desain dengan para kurator Abbasource dan juga pihak pabrik yang merealisasikan produk mereka. Dari hasil konsultasi ini, beberapa desain ada yang harus disesuaikan tanpa mengubah ide dasar dari desain tersebut.<br \/>\nKonsep hingga pemilihan bahan tetap menampilkan kekhasan para desainer tersebut. <\/p>\n<p>\u201cDesain disesuaikan agar lebih selaras dengan selera pasar internasional, serta mempertimbangkan kemampuan produksi oleh pabrik-pabrik dalam jaringan Abbasource yang sudah terbiasa memproduksi furnitur ekspor berkualitas,\u201d jelas Indra. <\/p>\n<p>Indra juga menambahkan bahwa Abbasource akan kembali menggelar OCIC 2020 dalam waktu dekat, dimana karya-karya pemenangnya akan dipamerkan dan dipasarkan di Salone del Mobile 2021 di Milan bersamaan dengan pemenang OCIC 2019.<\/p>\n<p><strong>Karya Para Pemenang OCIC 2019<\/strong><\/p>\n<p>Vincentius Aldi Masella<\/p>\n<p>Selendang Chair Selendang merupakan kursi berbahan perpaduan antara kayu dan rotan. Ide desainnya dari busana tradisional Nusantara yaitu selendang. Selain sebagai aksesoris, selendang juga digunakan untuk menggendong bayi. Bentuk selendang yang tersampir ini diaplikasikan menjadi kursi sehingga harapannya, siapa saja yang duduk di sana akan nyaman sebagaimana seorang bayi dalam gendongan. <\/p>\n<p>Gong Mirror<br \/>\nBingkai kaca mewah terbuat dari kuningan yang ditempa dengan tangan sehingga menghasilkan tekstur menawan. Teknik tempa ini merupakan keahlian craftmanship pengrajin Nusantara. Idenya datang dari bagian belakang gong, salah satu instrumen dalam gamelan (orkestra musik Jawa). Wiru Dinning Table Wiru merupakan salah satu bentuk ornamen dalam busana tradisional Jawa, berupa lipatan bertumpuk di ujung kain. Bentuk drappery ini menginspirasi desainer untuk mengaplikannya menjadi kaki meja makan. Berbahan kayu jati dengan sentuhan logam di lipatan wiru ini menjadikan meja ini tampak megah.<\/p>\n<p>Saron merupakan salah satu alat musik yang tergabung dalam gamelan, set alat musik tradisional khas Jawa. Saron berbentuk lingkaran berbahan logam yang dibunyikan dengan dipukul. Gelombang bunyi yang dihasilkan oleh saron ini menjadi ide desainer untuk mendesain Saron Console. Sebuah lingkaran sebagaimana gelombang bunyi terukir di<br \/>\nbagian tengah dari meja yang diukir dengan sangat rapi di atas bahan kayu jati.<\/p>\n<p>Honai Dinning Table<br \/>\nIde desain terinspirasi dari rumah adat suku Asmat di pegunungan Papua. Atap honai berbentuk setengah bola yang<br \/>\ndiimplementasikan menjadi kaki meja. Meja ini berbahan kayu jati, dengan keahlian craftmanship bisa membuat lengkungan berbentuk bola. Keahlian para pengrajin mampu membuat desain yang rumit dari bahan keras.<\/p>\n<p>Zulyo Kumara Pratama Putra<\/p>\n<p>Prau Table<br \/>\nMeja berbahan kaca dan anyaman rotan ini terinspirasi dari bentuk perahu, salah satu transportasi laut Nusantara. Perahu dalam bahasa Jawa Prau, desainernya menyisipkan filosofi bahwa kelak karya-karya desainer Indonesia akan laju seperti perahu membelah samudera pasar mebel dunia. Detail dari Prau dibuat dengan teknik craftmanship para penganyam rotan yang sudah menguasai teknik ini secara turun temurun. <\/p>\n<p>Emil Miladi Muhammad<\/p>\n<p>Tresna Chair<br \/>\nKursi berbahan rotan yang terinspirasi dari pepatah Jawa, witing tresno jalaran saka kulina atau cinta datang karena terbiasa. Peribahasa ini diaplikasikan ke dalam bentuk kursi yang seolah-olah saling melengkapi. Rotan dipilih selain materinya lentur dan mudah dibentuk, juga karena ingin membantu para petani rotan Indonesia agar produknya terserap. Untuk warna, desainer terinspirasi dari warna busana pengantin Jawa yaitu emas dan hitam. <\/p>\n<p>Arif Zainudin Tongkonan<\/p>\n<p>Desainer-nya ingin menyajikan furnitur dengan kekhasan Nusantara. Perhatiannya tertuju pada keserasian antara materi bambu dan kayu di rumah tradisional Toraja, Sulawesi, yaitu tongkonan. Riset dilakukan untuk mengangkat rumah tongkonan menjadi ide sebuah furnitur. Struktur utama dari bambu yang dilaminasi dan dipadu dengan kayu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lintas Bisnis.com Jakarta \u2013 Penyelenggaraan Salone del Mobile 2020 di Milan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 21- 26 April 2020 ini resmi dibatalkan terkait pandemi Covid-19 yang menimpa Italia dan seluruh dunia. Pembatalan tersebut diumumkan oleh Panitia Salone del Mobile pada tanggal 28 Maret 2020 melalui berbagai media digital. Melalui pengumuman resminya, Salone del<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7631,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-7630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7630"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7632,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7630\/revisions\/7632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasbisnis.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}