LINTAS BISNIS – Sebanyak 15 orang pustakawan dari berbagai daerah mengikuti final pemilihan pustakawan berprestasi terbaik nasional 2023 yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Senin,15/5/2023).
Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando ketika membuka ajang tersebut mengatakan keahlian pustakawan akan diuji mengingat paradigma perpustakaan kini sudah berubah, tidak lagi mengurusi tumpukan buku-buku. Melainkan ikut mengembangkan kualitas sumber daya manusia melalui proses alih pengetahuan (transfer knowledge).
“Proses transfer knowledge membantu mengembangkan diri melalui peningkatan keahlian, baik soft/hard skill demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sehingga Indonesia tidak selalu menjadi bangsa konsumen tapi bangsa produsen yang mampu berdaya saing,” ungkap Syarif Bando.
Selama tiga hari (15-17 Mei), mereka berkompetisi ilmiah memberikan ide-ide inovatif bagi pengembangan profesi atau institusi perpustakaan.
Tiga orang pustakawan terbaik yang terpilih nantinya akan diikutsertakan pada ajang Internasional Federation Library Association (IFLA) di Rotterdam, Belanda, Agustus mendatang.



