LINTAS BISNIS – Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April 2026, Aston Priority Simatupang menghadirkan cara berbeda untuk mengenang sosok Raden Ajeng Kartini. Tidak hanya melalui simbol populer seperti kebaya atau buku Habis Gelap Terbitlah Terang, perayaan ini juga mengangkat warisan kuliner khas daerah asal Kartini, yaitu Jepara.
Hotel tersebut menyajikan minuman tradisional Adon-Adon Coro secara bebas bagi tamu saat sarapan dan makan siang di Canary Restaurant. Minuman ini dikenal sebagai favorit Kartini, dengan bahan utama santan, gula merah, dan berbagai rempah seperti kayu manis, jahe, lengkuas, serta cengkeh yang menghasilkan cita rasa manis dan hangat.
Secara historis, Adon-Adon Coro merupakan minuman rumahan masyarakat pesisir utara Jawa. Istilah “adon-adon” berarti proses mengaduk, sedangkan “coro” merujuk pada cara atau racikan. Nama tersebut mencerminkan kesederhanaan teknik dalam meramu minuman ini.
Lebih dari sekadar minuman, Adon-Adon Coro memiliki nilai budaya yang erat dengan kehidupan masyarakat lokal, termasuk Kartini. Bahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Jepara tengah mengajukannya sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.
Selain itu, tim pastry hotel juga menghadirkan berbagai hidangan bertema Kartini seperti choco cashew cake, tape cake, klepon mousse cake, cheesecake, dan strawberry choux.
Menurut General Manager Aston Priority Simatupang, Andi Gevika Rizki, momentum ini diharapkan dapat memperluas perspektif masyarakat dalam mengenal Kartini tidak hanya melalui gagasan emansipasi, tetapi juga melalui warisan budaya dan kuliner yang ia jalani dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Hari Kartini ini menjadi momen kami untuk memperluas cara pandang masyarakat dalam mengenal sosok Kartini, tidak hanya melalui simbol budaya populer seperti kebaya dan surat-suratnya, tetapi juga melalui warisan kuliner daerah, yaitu minuman Adon-Adon Coro, serta produk pastry kami yang menampilkan bentuk-bentuk bertema Kartini,” ujar Andi Gevika.
Lebih lanjut, inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pelestarian budaya lokal, di mana Adon-Adon Coro saat ini tengah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai nominasi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.
Melalui perayaan ini, Aston Priority Simatupang berharap dapat memberikan pengalaman yang tidak hanya berkesan, tetapi juga edukatif bagi para tamu dalam mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh Kartini.





