LINTAS BISNIS – Momentum Hari Raya Idul Adha identik dengan tradisi mengolah daging kurban menjadi berbagai hidangan khas, salah satunya gulai kambing. Namun, tantangan seperti santan pecah, bumbu yang kurang meresap, hingga aroma prengus pada daging kambing masih sering dihadapi masyarakat saat memasak.
Menjawab kebutuhan tersebut, Sasa melalui produk Sasa Santan menghadirkan program “Sasa Santan Gulai Kambing Idul Adha 2026”. Program ini menggabungkan edukasi kuliner dan kegiatan sosial dengan menjangkau ratusan titik masyarakat di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, perusahaan membagikan sebanyak 46.000 paket Sasa Santan, menyediakan hidangan siap santap, serta menyalurkan bantuan hewan kurban bagi masyarakat yang berada di sekitar area operasional pabrik Sasa di Cikarang, Gending, dan Minahasa Selatan.
Marketing Manager PT Sasa Inti, Wiwin Winiarti, mengatakan bahwa Idul Adha menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan keluarga melalui tradisi memasak dan makan bersama.
“Idul Adha bukan hanya tentang tradisi berbagi, tetapi juga tentang merawat ikatan kebersamaan di rumah. Lewat edukasi kuliner ini, Sasa Santan ingin mendampingi masyarakat agar dapat menyajikan gulai kambing yang lezat tanpa drama dapur seperti santan pecah atau bau prengus,” ujarnya.
Dalam edukasinya, Sasa Santan memperkenalkan produk santan yang terbuat dari kelapa asli dengan kekentalan yang diklaim mampu membantu rempah meresap lebih baik ke dalam daging. Selain itu, penggunaan santan juga disebut dapat membantu mengurangi aroma prengus sehingga menghasilkan gulai yang lebih gurih, creamy, dan kaya cita rasa rempah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Sasa Santan membagikan 1.000 porsi gulai kambing siap santap di Masjid At-Tin. Perusahaan juga menggelar kompetisi memasak bertajuk “Kreasi Gulai Kambing Paling Gurih & Nikmat Bersama Sasa Santan” yang melibatkan masyarakat.
Tak hanya berfokus di Jakarta, program tersebut juga diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 46.000 sampling kit dan panduan memasak didistribusikan ke lebih dari 400 masjid yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi.
Melalui inisiatif ini, Sasa berharap dapat membantu masyarakat mengolah daging kurban dengan lebih praktis sekaligus menghadirkan kehangatan kebersamaan keluarga di momen Idul Adha.





