LINTAS BISNIS – Upaya pelestarian budaya Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat secara langsung dan interaktif. Hal inilah yang dilakukan Horison Ultima Menteng Jakarta melalui penyelenggaraan kegiatan “Mari Membatik Vol.2” bekerja sama dengan Museum Batik Indonesia pada Sabtu (20/6).
Bertempat di Sakeca Lounge, kegiatan ini menggabungkan unsur edukasi dan praktik langsung membatik dalam satu rangkaian acara yang menarik. Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai sejarah dan perkembangan batik Indonesia melalui mini exhibition, tetapi juga berkesempatan mencoba proses membatik menggunakan canting dengan bimbingan para instruktur dari Museum Batik Indonesia.
Sebagai salah satu warisan budaya yang telah diakui dunia, batik memiliki nilai yang lebih dari sekadar karya seni tekstil. Setiap motif mengandung filosofi dan makna yang mencerminkan identitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman mengenai proses pembuatannya menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya bangsa.
Dalam workshop tersebut, peserta diperkenalkan pada teknik dasar membatik tulis, mulai dari penggunaan canting dan malam hingga pembuatan motif di atas kain. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, terutama ketika peserta mulai menuangkan kreativitas mereka ke dalam karya masing-masing.
Menariknya, seluruh hasil karya yang telah dibuat dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Selain itu, Horison Ultima Menteng Jakarta juga memberikan penghargaan berupa merchandise dan voucher menginap kepada dua peserta yang menghasilkan karya cantingan terbaik.
Marketing Communication Horison Ultima Menteng Jakarta, Debie Ruth Amanda, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan budaya Indonesia, khususnya batik. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan Museum Batik Indonesia, Horison Ultima Menteng Jakarta menunjukkan bahwa industri perhotelan juga dapat berperan aktif dalam mendukung edukasi budaya dan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Program seperti “Mari Membatik Vol.2” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi mendatang.
Dengan berbagai program kreatif dan edukatif yang terus dihadirkan, Horison Ultima Menteng Jakarta berkomitmen menjadi lebih dari sekadar tempat menginap, melainkan juga ruang kolaborasi yang mendukung pengembangan budaya, komunitas, dan pariwisata di ibu kota.





