LINTAS BISNIS – Singapore Chamber of Commerce Indonesia (SingCham) kembali menyalurkan SingCham Uplifting Scholarship 2026 kepada 13 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek dan Bandung. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya sekaligus menandai 20 tahun kehadiran SingCham di Indonesia, program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga kesempatan magang dan pendampingan profesional di perusahaan-perusahaan Singapura yang beroperasi di Indonesia.
Jumlah penerima beasiswa tahun ini meningkat dari delapan mahasiswa pada 2025 menjadi 13 mahasiswa. Program ini menyasar mahasiswa aktif jenjang sarjana tahun ketiga hingga keempat sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di UOB Plaza, Jakarta, dan dihadiri Duta Besar Singapura untuk Indonesia, H.E. Kwok Fook Seng.
SingCham Uplifting Scholarship merupakan inisiatif SingCham yang dikelola bersama I-SMART dan Kinobi, bekerja sama dengan Singapore Global Network (SGN). Bertepatan dengan dua dekade kehadiran SingCham di Indonesia, cakupan penerima beasiswa diperluas hingga perguruan tinggi di wilayah Bandung Raya sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.
Selain memperoleh bantuan pendidikan, seluruh penerima beasiswa juga akan menjalani program magang di perusahaan sponsor asal Singapura, yakni UOB Indonesia, Titan Corporation, Tuah & Suparto Advocates & Solicitors, APRW, Withers, dan Coromandel Productions.
Chairman SingCham Indonesia Shoeb Kagda mengatakan program ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif dibanding sekadar bantuan finansial.
“Selain dukungan finansial, beasiswa ini juga membekali para penerima dengan kesempatan magang dan mentorship langsung dari para praktisi bisnis. Pengalaman ini akan membantu mereka membangun keterampilan, kepercayaan diri, dan wawasan yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Sebagai salah satu sponsor, UOB Indonesia menilai pengembangan talenta muda menjadi investasi penting bagi daya saing Indonesia di masa depan.
Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia Luke Ariefiandi mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk memperoleh pengalaman profesional sekaligus memperluas wawasan global.
“Kami berharap program ini dapat memberdayakan talenta muda dengan keterampilan, rasa percaya diri, serta perspektif internasional agar mampu bersaing dalam dinamika ekonomi, khususnya di kawasan ASEAN,” katanya.
Sementara itu, CEO Kinobi Hafiz Kasman mengungkapkan jumlah dan kualitas pelamar mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Seleksi dilakukan tidak hanya berdasarkan prestasi akademik, tetapi juga potensi kepemimpinan, kemampuan memecahkan masalah, serta kualitas esai studi kasus yang diajukan peserta.
Menurut Hafiz, dunia kerja saat ini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis.
“Para profesional masa depan membutuhkan pengalaman kolaborasi lintas budaya, perspektif global, dan kemampuan beradaptasi untuk bersaing di lingkungan internasional yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Ke-13 penerima beasiswa berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jabodetabek dan Bandung, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), BINUS University, Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L), IPMI International Business School, UPN Veteran Jakarta, serta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.






