Home / Pendidikan / 30 Tahun ESMOD Jakarta, Dorong Talenta Fashion Indonesia Menembus Panggung Global

30 Tahun ESMOD Jakarta, Dorong Talenta Fashion Indonesia Menembus Panggung Global

LINTAS BISNIS – Tiga dekade menjadi bagian dari perjalanan industri fashion Indonesia, ESMOD Jakarta memasuki babak baru dengan menghadirkan Global Mobility Pathway. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar sekaligus mengenal ekosistem fashion internasional melalui jaringan ESMOD di Prancis, Tokyo, Dubai, dan Seoul.

Melalui Global Mobility Pathway, mahasiswa dapat memulai pendidikan di ESMOD Jakarta sebelum melanjutkan studi di kampus ESMOD lainnya yang berada dalam jaringan internasional.

Program tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer pendidikan fashion di berbagai negara, bertemu dengan lingkungan kreatif yang berbeda, serta memperluas jaringan dan wawasan mengenai perkembangan industri fashion dunia.

Dari Jakarta Menuju Ekosistem Fashion Dunia

Industri fashion saat ini berkembang semakin dinamis dan tidak lagi terbatas pada satu negara. Perubahan tren, perkembangan teknologi, pertukaran budaya, hingga kolaborasi lintas negara membuat talenta fashion dituntut memiliki perspektif yang lebih luas.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan ESMOD Jakarta menghadirkan Global Mobility Pathway.

Program ini dirancang bukan sekadar sebagai pengalaman belajar di luar negeri, tetapi sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana industri fashion berkembang dalam konteks budaya dan pasar yang berbeda.

Mahasiswa juga diharapkan dapat membawa pulang pengalaman tersebut ke Indonesia dan mengolahnya menjadi gagasan, karya, maupun inovasi yang relevan dengan perkembangan industri kreatif nasional.

Di sisi lain, program ini memungkinkan mahasiswa dari jaringan ESMOD International untuk belajar di Jakarta.

Kehadiran mahasiswa internasional di Indonesia menciptakan pertukaran perspektif yang lebih luas. Mereka dapat mengenal karakter industri fashion Indonesia sekaligus mempelajari kekayaan budaya lokal, termasuk kain tradisional, teknik kerajinan, serta berbagai potensi kreatif yang dimiliki Indonesia.

30 Tahun Melahirkan Talenta Fashion

Sejak berdiri di Indonesia pada 1996, ESMOD Jakarta telah menghasilkan sekitar 1.000 lulusan yang kemudian berkiprah di berbagai bidang industri fashion dan kreatif.

Para alumni ESMOD Jakarta menjalani karier sebagai desainer, entrepreneur, profesional industri hingga pelaku kreatif dengan bidang yang beragam.

Chief Marketing Officer ESMOD Jakarta, Suryo Danuwinoto, mengatakan Global Mobility Pathway menjadi bagian dari upaya ESMOD Jakarta untuk melanjutkan kontribusinya dalam mempersiapkan talenta fashion Indonesia.

“Global Mobility Pathway merupakan langkah lanjutan dari perjalanan ESMOD Jakarta selama 30 tahun dalam mempersiapkan talenta fashion Indonesia. Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap memasuki industri global, tetapi juga mampu membawa perspektif, kreativitas, dan identitas Indonesia ke dalam ekosistem fashion internasional,” ujar Suryo.

Perjalanan para alumni menjadi salah satu gambaran dari kontribusi ESMOD Jakarta terhadap perkembangan industri kreatif Indonesia.

Sapto Djojokartiko dan Ria Miranda, misalnya, telah mengembangkan brand masing-masing dan memiliki jaringan toko di berbagai wilayah Indonesia.

Nama lain seperti Hian Tjen juga telah dikenal luas sebagai desainer Indonesia dengan karya yang kerap dikenakan oleh sejumlah figur publik.

Sementara Yogie Pratama telah membawa karyanya ke panggung internasional. Salah satunya melalui karya custom yang dikenakan oleh penyanyi dan entertainer dunia, Christina Aguilera.

Tidak hanya alumni yang telah lebih dahulu dikenal, talenta generasi terbaru ESMOD Jakarta juga mulai membangun jejaring internasional.

Beatrice Angelica dan Gabriel Marcella menjadi contoh lulusan yang mulai membuka peluang kolaborasi dengan desainer dari Prancis.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan fashion tidak berhenti di ruang kelas. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat berkembang menjadi karya, bisnis, brand, kolaborasi hingga kontribusi terhadap industri kreatif.

Global Bukan Berarti Melupakan Identitas Lokal

Bagi ESMOD Jakarta, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman internasional justru dapat menjadi cara bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam potensi Indonesia.

Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta, Guillaume Oger, mengatakan perpindahan lingkungan belajar membuat mahasiswa keluar dari zona yang familiar dan mendorong mereka untuk beradaptasi.

“Ketika mahasiswa berpindah lingkungan, mereka juga dipaksa untuk keluar dari cara berpikir yang familiar. Di situlah pembelajaran terjadi. Mereka belajar membaca budaya, beradaptasi dengan cara kerja yang berbeda, dan menemukan bagaimana identitas kreatif Indonesia dapat diterjemahkan dalam konteks internasional,” ungkap Guillaume.

Pengalaman tersebut juga dirasakan Maica Arjun, mahasiswa Fashion Design ESMOD Jakarta angkatan 2024.

Menurutnya, kesempatan belajar di lingkungan yang berbeda dapat membantu mahasiswa melihat perkembangan kreativitasnya sekaligus memperluas perspektif.

“Saya melihat program ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk belajar di luar Indonesia, tetapi sebagai kesempatan untuk melihat sejauh mana kreativitas saya dapat berkembang ketika berada di lingkungan yang berbeda. Saya ingin kembali dengan perspektif yang lebih luas, tanpa kehilangan apa yang membuat saya sebagai talenta Indonesia,” kata Maica.

Memperkuat Masa Depan Pendidikan Fashion Indonesia

Memasuki usia 30 tahun, ESMOD Jakarta melihat mobilitas internasional sebagai salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi baru talenta fashion.

Dengan pengalaman belajar lintas negara, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan kreativitas, tetapi juga kemampuan beradaptasi, memahami perbedaan budaya, membangun jaringan serta membaca perkembangan industri global.

Global Mobility Pathway menjadi salah satu langkah ESMOD Jakarta untuk memperluas akses tersebut.

Melalui jaringan ESMOD International, mahasiswa memiliki kesempatan untuk melihat dunia fashion dari berbagai perspektif sekaligus membawa identitas dan kekayaan kreatif Indonesia ke ruang yang lebih luas.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *