Home / Lifestyle / BFL Center Hadir di Gading Serpong, Bawa Pendekatan Baru untuk Memahami Tumbuh Kembang Anak

BFL Center Hadir di Gading Serpong, Bawa Pendekatan Baru untuk Memahami Tumbuh Kembang Anak

LintasBisnis.com – Ketika anak mengalami kesulitan belajar, sulit berkonsentrasi, atau menunjukkan perkembangan yang berbeda dari teman seusianya, orang tua biasanya segera mencari jawaban atas satu pertanyaan: apa yang harus dilakukan?

Namun, sebelum menentukan langkah, ada hal yang tak kalah penting untuk dipahami: apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh anak?

Berangkat dari pemahaman tersebut, BFL Center (Breakthrough For Life) membuka cabang keduanya di Scientia Square Park (SQP), Gading Serpong, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kehadiran pusat layanan ini menjadi upaya untuk mendekatkan layanan psikologi, assessment, terapi, serta dukungan tumbuh kembang anak dan kesehatan mental kepada keluarga dan komunitas.

BFL Center merupakan Integrated Mental Health and Child & Adult Development Center yang mempertemukan berbagai tenaga profesional dalam satu ekosistem. Di dalamnya terdapat psikolog klinis anak dan dewasa, psikolog pendidikan, psikolog industri dan organisasi, terapis okupasi, terapis wicara, serta praktisi lainnya.

“Kami percaya bahwa setiap anak, individu, dan keluarga memiliki perjalanan yang berbeda. Karena itu, memahami kebutuhan mereka menjadi langkah pertama sebelum menentukan bentuk dukungan yang tepat,” ujar Anastasya Sri, Head of Community Outreach & Customer Engagement BFL Center.

Menurutnya, BFL tidak hadir hanya ketika seseorang menghadapi masalah. Lebih dari itu, BFL ingin membantu keluarga memahami potensi, membangun kemampuan, sekaligus mendukung perkembangan sejak dini.

Salah satu pendekatan yang dibawa BFL Center adalah melihat perkembangan individu secara lebih menyeluruh. Assessment tidak semata-mata diposisikan sebagai tes untuk mengetahui kemampuan seseorang, tetapi juga sebagai sarana bagi orang tua dan individu untuk memahami cara berpikir, belajar, berinteraksi, serta berbagai area yang masih dapat dikembangkan.

BFL Center menyediakan layanan psychological assessment untuk berbagai tahap kehidupan, mulai dari anak, remaja hingga dewasa. Layanannya antara lain IQ Profile Assessment, School Readiness Assessment, Career Pathway Assessment, Pre-Marital & Marital Assessment, Mental Health Check-Up, serta Adult & Children Diagnostic Assessment.

Untuk anak, misalnya, IQ Profile Assessment dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan kognitif, termasuk bagaimana anak memahami informasi, melakukan penalaran, mengingat, berkonsentrasi, memproses informasi, hingga memecahkan masalah.

Sementara itu, School Readiness Assessment membantu melihat kesiapan anak sebelum memasuki lingkungan sekolah. Bagi remaja maupun individu yang sedang menentukan masa depan pendidikan dan pekerjaan, Career Pathway Assessment dapat menjadi salah satu cara untuk mengenali minat, potensi, serta arah pendidikan dan karier.

Ada pula Pre-Marital & Marital Assessment yang membantu individu maupun pasangan memahami dinamika serta kesiapan dalam membangun hubungan. Sementara Mental Health Check-Up dan Diagnostic Assessment dapat memberikan gambaran mengenai kondisi psikologis dan kebutuhan dukungan lebih lanjut.

Dengan pendekatan tersebut, hasil assessment diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah laporan. Pemahaman yang diperoleh dapat menjadi pijakan bagi individu dan keluarga untuk mengenali potensi sekaligus menentukan bentuk dukungan yang lebih sesuai.

Grand Opening BFL Center Gading Serpong juga dirancang bukan sekadar sebagai seremoni pembukaan fasilitas baru. Acara tersebut menjadi ruang pertemuan bagi psikolog, praktisi, komunitas, sekolah, media, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan anak dan kesehatan mental.

Rangkaian kegiatan meliputi Opening Ceremony, pengenalan BFL dan para praktisi, Brain Gym Activity bersama Naomi Kristiana, M.Psi., Psikolog, BFL Center Tour, hingga Ribbon Cutting Ceremony.

Tiga sesi mini talkshow turut menjadi bagian dari acara dengan membahas isu perkembangan anak dan kehidupan komunitas dari perspektif yang dekat dengan keseharian.

Sesi “Together Through Every Journey” bersama Gifted Community dan Grief Center Indonesia mengangkat pentingnya memahami, mendukung, dan memberdayakan setiap individu dalam perjalanan hidup yang berbeda. Dukungan komunitas juga menjadi bagian penting sebagai support system bagi individu dan keluarga.

Sementara dalam sesi “Beyond the Classroom”, Middy Stephanie, A.Md.OT. membahas bagaimana Nature-Based Therapy dapat menjadi bagian dari pengalaman yang mendukung tumbuh kembang anak.

Sesi berikutnya, “Learning, But Make It Fun”, bersama Justine Elisse, M.Psi., Psikolog, mengajak peserta melihat kembali kekuatan bermain dan game-based learning dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan menarik bagi anak.

Pemilihan Scientia Square Park sebagai lokasi BFL Center Gading Serpong juga membawa pesan tersendiri. BFL ingin hadir lebih dekat dengan lingkungan keluarga dan komunitas, bukan hanya sebagai tempat mendapatkan layanan profesional, tetapi juga sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, dan berkolaborasi.

Orang tua, anak, sekolah, komunitas, dan tenaga profesional diharapkan dapat saling terhubung melalui berbagai layanan maupun kegiatan edukasi.

Sebab, kesehatan mental dan perkembangan anak bukanlah tanggung jawab satu pihak saja. Dukungan dari keluarga, sekolah, komunitas, dan profesional dapat saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan tumbuh yang lebih positif.

“Kami ingin BFL Center menjadi bagian dari perjalanan keluarga. Sebuah tempat di mana orang tua dapat datang untuk bertanya, memahami, dan mendapatkan perspektif profesional—bahkan sebelum sebuah tantangan berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” kata Anastasya.

Pembukaan BFL Center Gading Serpong pun menjadi awal dari perjalanan untuk membangun komunitas yang semakin memahami pentingnya understanding, supporting, and empowering setiap individu.

Karena setiap anak memiliki cara berpikir yang berbeda. Setiap keluarga memiliki cerita yang berbeda. Dan setiap perjalanan membutuhkan dukungan yang berbeda.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *