LINTAS BISNIS — Industri musik Indonesia kembali diramaikan oleh proyek musik dengan warna baru. Berawal dari eksperimen sederhana mengaransemen ulang lagu-lagu favorit, Neo Funk Therapy (NFT) kini resmi memasuki panggung profesional.
Proyek musik ini diinisiasi oleh Winky Wiryawan dan Panji Ndrio, yang sejak awal mengeksplorasi berbagai lagu lintas generasi, baik dari dalam maupun luar negeri, melalui balutan musik funk.
Eksperimen tersebut kemudian mereka bagikan melalui konten cover dan remix di media sosial. Di luar dugaan, karya-karya tersebut mendapat respons positif dari netizen. Antusiasme tersebut mendorong Winky dan Panji membawa proyek NFT ke tahap yang lebih serius.
Formasi NFT semakin lengkap dengan bergabungnya Bowie Champa, drummer sekaligus musisi senior di industri musik Tanah Air. Kehadiran Bowie memperkaya eksplorasi musikal NFT yang sejak awal tidak ingin terikat pada satu genre.
NFT memadukan unsur funk dengan berbagai warna musik, mulai dari disco, house, rock, hingga nuansa psychedelic. Pendekatan lintas genre tersebut menjadi bagian dari identitas yang ingin mereka bangun.
Dari Cover Viral ke Remix Resmi
Perjalanan profesional Neo Funk Therapy ditandai dengan dipilihnya lagu “Kita Ke Sana” milik Hindia sebagai rilisan perdana. Sebelumnya, versi cover lagu tersebut sempat mencuri perhatian melalui sejumlah konten performa NFT di media sosial.
Dalam versi NFT, lagu tersebut mendapatkan sentuhan groove khas mereka. Esensi karya asli tetap dipertahankan, namun dibalut energi funk yang lebih segar, playful, dan dinamis.
Menariknya, proyek ini tidak berhenti sebagai cover atau remix independen. Neo Funk Therapy telah memperoleh izin resmi untuk mengaransemen ulang karya tersebut.
“Mengambil sesuatu yang sudah familiar bagi pendengar, kemudian membawanya ke dalam dunia Neo Funk Therapy tanpa kehilangan karakter dari karya aslinya,” ujar personel NFT mengenai pendekatan mereka dalam mengolah sebuah lagu.
Debut di Bawah Naungan HALOS Records
Bagi Winky, Panji, dan Bowie, rilisan perdana ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan identitas Neo Funk Therapy kepada publik.
Di tengah lanskap musik Indonesia, NFT menawarkan pendekatan yang mengedepankan eksplorasi funk sekaligus membuka ruang bagi pertemuan berbagai genre.
Perpaduan musikalitas, chemistry antarpersonel, dan kebebasan bereksperimen menjadi fondasi utama NFT dalam membangun karakter musik mereka.
Di bawah naungan HALOS Records, single “Kita Ke Sana – NFT Remix” resmi dirilis ke berbagai platform streaming digital mulai Jumat, 25 September 2026.
Rilisan tersebut menjadi awal dari perjalanan NFT. Setelah debut ini, Neo Funk Therapy telah menyiapkan sejumlah materi lanjutan untuk memperluas eksplorasi mereka di industri musik nasional.
Berawal dari eksperimen sederhana hingga berujung pada rilisan resmi, Neo Funk Therapy kini siap membawa eksplorasi musik funk mereka ke audiens yang lebih luas.









