Home / Otomotif / Ducati MX Team Langsung Berprestasi di Musim Debut, Ini Hasilnya

Ducati MX Team Langsung Berprestasi di Musim Debut, Ini Hasilnya

LINTAS BISNIS – Ducati MX Team Indonesia menutup musim kompetisi 2026 dengan pencapaian gemilang. Pembalapnya, Diva Ismayana, berhasil merebut gelar Juara Nasional Motocross 2026 kelas MX1, sementara rekan setimnya, Hilman Maksum, finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Kepastian tersebut diraih pada Grand Final Kejuaraan Nasional Motocross 2026 yang berlangsung di Sirkuit Panca Arga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, pada 10–11 Oktober 2026.

Diva mengakhiri musim dengan koleksi 396 poin, unggul 46 poin dari pesaing terdekatnya, Delvintor Alfarizi. Sementara itu, Hilman mengumpulkan 333 poin untuk mengamankan posisi ketiga klasemen akhir.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Ducati MX Team Indonesia. Pasalnya, musim 2026 merupakan tahun pertama tim tersebut berkompetisi secara resmi di kejuaraan motocross nasional dengan mengandalkan Ducati Desmo450 MX Factory.

Perjuangan Diva Ismayana Merebut Gelar Juara

Gelar juara nasional yang diraih Diva bukan hasil dari perjalanan yang mudah. Pembalap bernomor start 26 tersebut harus melewati musim penuh tantangan, mulai dari cedera, kendala teknis pada motor, hingga hasil balapan yang tidak selalu sesuai harapan.

Bahkan, sebelum putaran awal kejuaraan nasional dimulai, Diva sudah lebih dahulu menghadapi cedera bahu yang mengharuskannya menjalani pemulihan. Setelah kembali ke lintasan, ia berusaha membangun performa secara bertahap demi menjaga persaingan di papan klasemen.

Tantangan teknis juga menjadi bagian dari perjalanan tim sepanjang musim. Diva dan Hilman harus bekerja lebih keras untuk mengatasi sejumlah kendala pada motor sekaligus menjaga konsistensi perolehan poin.

Di tengah berbagai hambatan tersebut, Diva mampu mempertahankan daya saing hingga akhirnya mengunci posisi teratas klasemen MX1. Gelar ini sekaligus mengakhiri penantiannya untuk kembali menjadi juara nasional setelah terakhir kali meraih gelar pada 2023 di kelas MX2.

“Buat saya, gelar ini punya arti yang sangat besar. Perjalanan musim ini benar-benar tidak mudah. Bisa dibilang penantian yang sangat panjang, sekitar tiga tahun. Terakhir juara nasional di tahun 2023 kelas MX2,” ujar Diva.

Ia juga menyebut musim ini memiliki makna khusus karena berhasil menjadi juara nasional pada usia 26 tahun dengan nomor start 26.

“Saya bersyukur akhirnya bisa meraih gelar ini bersama Ducati MX Team Indonesia,” katanya.

Dua Pembalap Ducati di Tiga Besar

Keberhasilan Diva semakin lengkap dengan pencapaian Hilman Maksum yang menempati posisi ketiga klasemen akhir. Dengan hasil tersebut, Ducati MX Team Indonesia menempatkan dua pembalapnya di tiga besar kejuaraan nasional pada musim debut.

Hilman mengaku bersyukur dapat mengakhiri kompetisi di posisi ketiga, terutama karena persaingan antarpembalap semakin ketat sepanjang musim.

“Alhamdulillah cukup senang bisa mengakhiri musim di posisi ketiga, mengingat persaingan saat ini semakin ketat. Ada Diva, Delvintor, Farhan dan juga Lewis,” ujar Hilman.

Menurut dia, keberhasilan Diva merebut gelar juara nasional dan pencapaiannya sendiri di posisi ketiga merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim.

“Kami saling mendukung sepanjang musim dan saya bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan pertama Ducati MX Team Indonesia di motocross nasional,” katanya.

Evaluasi untuk Musim Berikutnya

Team Principal sekaligus Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, menyebut gelar juara nasional pada tahun pertama kompetisi sebagai pencapaian yang membanggakan. Namun, ia menegaskan bahwa tim masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki.

Menurut Jimmy, musim debut menjadi kesempatan bagi tim untuk mempelajari berbagai aspek kompetisi, termasuk operasional dan pengelolaan tim.

“Kami tidak menutup mata bahwa masih ada banyak kekurangan, khususnya dalam operasional dan pengelolaan tim, yang harus menjadi bahan evaluasi kami,” ujarnya.

Ia mengatakan tim akan menggunakan pengalaman sepanjang musim 2026 sebagai dasar untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan performa pada kompetisi mendatang.

Jimmy juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ducati Corse dan Ducati Asia Pacific, sponsor, mitra, serta seluruh pihak yang mendukung perjalanan Ducati MX Team Indonesia.

Senada dengan Jimmy, Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menilai pencapaian Diva dan Hilman menjadi hasil yang berarti bagi tim yang baru pertama kali tampil di kejuaraan motocross nasional.

“Kami datang sebagai tim baru, dengan motor baru dan sistem kerja yang juga terus kami bangun. Momen ini terasa sangat berarti karena kami tahu berapa banyak perjuangan yang ada di baliknya,” kata Johny.

Dengan satu gelar juara nasional dan satu posisi ketiga klasemen akhir, Ducati MX Team Indonesia mengakhiri musim pertamanya dengan modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan Ducati Desmo450 MX Factory di arena motocross nasional, dengan evaluasi dan pengembangan tim sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim mendatang.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *