Home / Otomotif / Empat Ducati Desmo450 MX Kuasai Persaingan MX1 di Klaten

Empat Ducati Desmo450 MX Kuasai Persaingan MX1 di Klaten

LintasBisnis.com – Empat pembalap Ducati Desmo450 MX menunjukkan performa impresif pada Kejuaraan Internasional dan Kejuaraan Nasional Motocross 2026 Round 6 yang berlangsung di Sirkuit Bokong Semar, Klaten, Jawa Tengah, pada 22–23 Agustus 2026.

Setelah menguasai sesi time practice atau kualifikasi dan qualifying race pada Sabtu (22/8), para pembalap Ducati kembali tampil kompetitif dalam dua race utama pada Minggu (23/8).

Diva Ismayana dan Hilman Maksum dari Ducati MX Team Indonesia, M Zidane dari No Limit Racing Team, serta pembalap Thailand Witsarut Salangam dari Montana MX Team berhasil menempatkan empat Ducati Desmo450 MX di enam besar klasemen akhir kelas MX1 Internasional.

Drama Race 1
Pada Race 1, M Zidane langsung tampil agresif dan mengambil alih posisi terdepan setelah gate start dibuka. Lewis Stewart membuntuti di posisi kedua, sementara Diva Ismayana dan Witsarut Salangam terlibat duel ketat untuk posisi ketiga. Hilman Maksum memulai balapan dari posisi kesembilan.

Persaingan Diva dan Witsarut berlangsung sengit sepanjang beberapa lap, dengan keduanya sempat bertukar posisi. Di depan, Zidane terus menjaga ritme dan memperlebar jarak dari Stewart.

Namun, memasuki menit-menit akhir, Zidane terjatuh saat memimpin balapan. Stewart kemudian mengambil alih posisi terdepan. Zidane mampu kembali ke lintasan dan menyelesaikan balapan di posisi kedua.

Diva finis ketiga, Witsarut keempat, sedangkan Hilman berhasil mengakhiri Race 1 di posisi kedelapan.

Insiden Race 2
Persaingan kembali memanas pada Race 2. Zidane mengamankan holeshot dan memimpin setelah tikungan pertama, diikuti Diva, Lewis Stewart, dan Witsarut.

Nasib kurang beruntung dialami Hilman yang terlibat insiden di tikungan pertama sehingga harus keluar lintasan dan kehilangan banyak posisi.

Duel Zidane dan Stewart kembali menjadi sorotan. Keduanya mengalami kontak saat melompat dan Zidane terjatuh ketika mendarat. Motor Ducati miliknya mengalami kerusakan sehingga ia harus masuk pit lane untuk menjalani perbaikan sebelum kembali ke lintasan dari posisi paling belakang.

Witsarut kemudian memanfaatkan situasi untuk mengamankan posisi kedua dan secara perlahan menjauh dari Diva. Hilman juga menunjukkan semangat pantang menyerah dengan merangsek dari posisi belakang ke kelompok tengah.

Pada finis, Witsarut menempati posisi kedua, Diva ketiga, Hilman keenam, dan Zidane ketujuh setelah menyelesaikan perjuangan dari belakang.

Empat Ducati Masuk Enam Besar MX1 Internasional
Konsistensi para pembalap Ducati sepanjang dua race menghasilkan pencapaian kuat di klasemen akhir MX1 Internasional.

Witsarut Salangam finis di posisi kedua dengan 40 poin, disusul Diva Ismayana di posisi ketiga dengan jumlah poin yang sama. M Zidane menempati posisi keempat dengan 36 poin, sementara Hilman Maksum berada di posisi keenam dengan 28 poin.

Dengan hasil tersebut, empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda berhasil menembus enam besar MX1 Internasional.

Ducati Sapu Bersih Podium MX1 Nasional
Dominasi Ducati semakin lengkap di kelas MX1 Nasional. Berdasarkan akumulasi poin Race 1 dan Race 2, tiga pembalap Ducati menguasai seluruh podium.

Diva Ismayana keluar sebagai juara dengan 47 poin. M Zidane menempati posisi kedua dengan 43 poin, sedangkan Hilman Maksum melengkapi podium di posisi ketiga dengan 36 poin.

Hasil di Klaten menjadi akhir pekan yang kuat bagi Ducati. Setelah tampil dominan sejak sesi kualifikasi dan qualifying race, para pembalap Ducati Desmo450 MX kembali menunjukkan daya saing pada race utama dengan menempatkan empat pembalap di enam besar MX1 Internasional sekaligus menyapu bersih tiga podium tertinggi MX1 Nasional.

Pernyataan Tim dan Pembalap
Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, mengapresiasi performa empat pembalap Ducati yang mampu bersaing di barisan depan.

“Saya cukup bersyukur dengan hasil di Klaten. Empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda mampu berada di enam besar kelas MX1 Internasional, bahkan bersaing langsung di barisan depan sepanjang race. Ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang kecepatan dan kemampuan para pembalap Ducati untuk menghadapi persaingan internasional.”

Diva Ismayana menilai hasil tersebut menjadi modal positif untuk menghadapi balapan berikutnya.

“Persaingan di kelas internasional kali ini sangat ketat, jadi bisa finis di posisi ketiga Race 1 dan Race 2 tentu menjadi hasil yang positif. Kami menunjukkan bahwa Ducati Desmo450 MX punya pace untuk bertarung di barisan depan.”

Hilman Maksum juga menyebut insiden di Race 2 sebagai pengalaman penting untuk terus berkembang.

“Setelah mengalami insiden di awal Race 2, saya mencoba untuk tetap tenang dan fokus dengan balapan saya sendiri, belajar dari setiap lap, dan mencari cara untuk bisa menjaga pace mereka.”

Sementara itu, M Zidane mengakui dua race di Klaten berlangsung dengan situasi berbeda meski dirinya sempat memimpin keduanya.

“Saya bisa memimpin Race 1 dan Race 2, tetapi sayangnya dua race tersebut berakhir dengan situasi yang berbeda. Saya kecewa dengan hasil akhirnya, tetapi saya juga melihat sisi positifnya karena kami sudah menunjukkan bahwa Ducati bisa bertarung untuk kemenangan di kelas internasional.”

Witsarut Salangam menutup akhir pekan dengan hasil positif setelah finis kedua pada Race 2 dan mengamankan posisi kedua klasemen akhir MX1 Internasional.

“Weekend ini berjalan cukup baik buat saya. Persaingan di kelas MX1 Internasional sangat kuat, dan bertarung bersama tiga pembalap Ducati lainnya membuat balapan semakin menarik.”

Hasil Akhir MX1 Internasional
Witsarut Salangam — P2 | 40 poin
Diva Ismayana — P3 | 40 poin
M Zidane — P4 | 36 poin
Hilman Maksum — P6 | 28 poin
Hasil Akhir MX1 Nasional – Round 6
Diva Ismayana — P1 | 47 poin
M Zidane — P2 | 43 poin
Hilman Maksum — P3 | 36 poin

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *