Home / Bisnis / Harga Emas Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Melemah dan Ekspektasi The Fed Jadi Penopang

Harga Emas Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Melemah dan Ekspektasi The Fed Jadi Penopang

LintasBisnis.com — Harga emas menguat pada perdagangan awal Asia, Senin (17/8/2026), didukung pelemahan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan menahan suku bunga pada September mendatang.

Harga emas spot naik 0,54% menjadi US$4.403,51 per ons troi. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember menguat 0,59% menjadi US$4.459,61 per ons troi.

Mengutip Reuters, indeks dolar AS turun 0,19%. Pelemahan dolar membuat emas yang dihargai dalam mata uang AS menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Sentimen terhadap emas juga mendapat dorongan dari meningkatnya keraguan pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed. Data tenaga kerja AS menunjukkan penurunan tak terduga pada nonfarm payrolls Juli, sementara data inflasi konsumen yang dirilis pekan lalu menunjukkan tekanan harga yang relatif moderat.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September kini berada di level 33,96%, turun dari 47,45% sebulan sebelumnya.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung diuntungkan ketika suku bunga lebih rendah karena biaya peluang memegang logam mulia menjadi lebih kecil.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada risalah rapat The Fed yang akan dirilis Rabu (19/8/2026). Risalah tersebut akan menjadi petunjuk mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS dalam beberapa bulan ke depan.

Sinyal kebijakan yang lebih dovish berpotensi menjadi katalis positif bagi harga emas melalui penurunan imbal hasil obligasi dan dolar AS. Sebaliknya, sinyal hawkish dapat kembali menekan harga logam mulia.

Dari pasar global, perkembangan geopolitik juga menjadi perhatian. Utusan Presiden AS Donald Trump bertemu dengan mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki di Kairo pada Minggu untuk mendorong kemajuan rencana perdamaian Gaza, sementara Israel masih melanjutkan serangan udara di wilayah tersebut.

Di India, diskon harga emas melebar pekan lalu ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Harga emas yang tinggi dinilai menekan konsumsi di negara tersebut. Sementara itu, permintaan di China masih terbatas meski bank sentral negara itu terus melakukan pembelian emas.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1,65% menjadi US$65,78 per ons. Platinum melonjak 1,77% menjadi US$1.749,15 per ons, sedangkan palladium menguat 0,76% menjadi US$1.318 per ons.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *