IHSG Melemah Terkoreksi Bursa Saham Global

LINTAS BISNIS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 17 Mei 2021 ini berpotensi naik pascalibur Lebaran 2021.

IHSG dibuka menguat 11,79 poin atau 0,2 persen ke posisi 5.950,14. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,36 poin atau 0,38 persen ke posisi 886,29.

“IHSG pada awal pekan ini berpeluang menguat, bergerak pada rentang 5.892-5.972,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin (17/5), seperti dikutip dari Antara.

Bursa ekuitas AS mengakhiri perdagangan pekan lalu di teritori positif. Saham teknologi merupakan saham dengan kinerja terbaik, Tesla menguat lebih dari 3 persen, Facebook naik 3,5 persen, sedangkan Alphabet dan Microsoft naik lebih dari 2 persen. Apple, Amazon dan Netflix juga semuanya naik lebih dari 1 persen.

Sementara, Kementerian Ketenagakerjaan AS melaporkan, jumlah klaim tunjangan pengangguran pada pekan yang berakhir 8 Mei 2021 berkurang 34 ribu klaim menjadi 473.000 klaim.

Angka tersebut di bawah konsensus sebesar 490.000 klaim. Hal itu direspon positif oleh pelaku pasar.

Hal tersebut disinyalir akibat adanya peningkatan aktivitas latihan militer di daerah tersebut di tengah sengketa wilayah dengan Ukraina.

Dari pasar komoditas, harga minyak juga melemah setelah tingginya lonjakan kasus Covid-19 global yang mempengaruhi ekspektasi permintaan minyak dunia.

Dari dalam negeri, kasus aktif Covid-19 Indonesia turun peringkat menjadi keenam tertinggi di Asia dari sebelumnya peringkat kelima, dengan kasus aktif sejumlah 102.930 kasus.

Pada Selasa (20/4/2021), jumlah pasien sembuh tercatat sebanyak 6.728 kasus, lebih tinggi dibandingkan jumlah kasus baru 5,548 kasus. Hanya saja, kasus kematian cukup tinggi, yaitu mencapai 210 orang, dimana biasanya hanya berkisar di 100 orang per hari.

Program vaksinasi Indonesia masih terus berlanjut, dengan vaksinasi tahap pertama sudah mencapai 11,1 juta penduduk, dan vaksinasi tahap kedua mencapai 6,1 juta penduduk.

Bank Indonesia Selasa (20/4/2021) mempertahankan suku bunga acuannya BI 7-Day Reverse Repo Rate di 3,5 persen sesuai dengan proyeksi konsensus. Namun, BI menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,3 persen – 5,3 persen menjadi 4,1 persen – 5,1 persen. Pengumuman tersebut membuat IHSG kemarin tidak mampu beranjak ke zona hijau.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 559,44 poin atau 1,92 persen ke 28.540,94, indeks Hang Seng turun 618,75 poin atau 2,12 persen ke 28.516,98, dan indeks Straits Times terkoreksi 26,54 poin atau 0,83 persen ke 3.165,63.