LINTAS BISNIS – Ducati resmi memulai rangkaian perayaan menuju ulang tahun ke-100 dengan memperkenalkan dokumen visi bertajuk “Manuale del Made in Italy secondo Ducati” di markas besarnya di Borgo Panigale, Italia. Acara ini turut dihadiri Menteri Adolfo Urso serta CEO Ducati Claudio Domenicali.
Dokumen tersebut menjadi landasan identitas Ducati ke depan, menegaskan perpaduan antara inovasi teknologi, desain khas Italia, kualitas tinggi, serta keterikatan kuat dengan akar lokalnya.
Sebagai bagian dari perayaan, Ducati juga memperkenalkan motor edisi spesial Superleggera V4 Centenario Tricolore yang diproduksi terbatas hanya 100 unit. Model ini disebut sebagai representasi tertinggi dari evolusi teknologi Ducati saat ini.
Tak hanya fokus pada produk, Ducati juga menyiapkan berbagai proyek kreatif untuk merayakan satu abad perjalanannya. Mulai dari podcast bersama Chora Media, film dokumenter produksi Minerva Pictures, hingga kolaborasi seni dengan seniman Italia Ugo Nespolo.
Puncak perayaan akan berlangsung dalam ajang World Ducati Week yang digelar pada 3–5 Juli di Sirkuit Misano, wilayah Emilia-Romagna. Event ini akan menjadi ajang berkumpulnya komunitas Ducati dari seluruh dunia, lengkap dengan peluncuran produk, parade motor, hingga sesi interaksi dengan pembalap dan teknisi.
Sorotan utama tetap pada Lenovo Race of Champions, yang akan menghadirkan deretan pembalap papan atas Ducati. Nama-nama seperti Marc Márquez, Francesco Bagnaia, hingga Franco Morbidelli dijadwalkan turun lintasan, bersama pembalap lain dari MotoGP dan Superbike.
CEO Claudio Domenicali menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar refleksi sejarah, melainkan juga langkah strategis untuk masa depan. Ducati ingin terus menjadi duta global Made in Italy melalui inovasi, performa, dan desain ikonik yang telah menjadi ciri khasnya selama satu abad.
Dengan rangkaian acara dan produk eksklusif yang telah disiapkan, Ducati menegaskan posisinya sebagai salah satu merek sepeda motor premium paling berpengaruh di dunia.





