LINTAS BISNIS – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp331,5 miliar atau setara 40,7% dari laba bersih tahun buku 2025. Dengan keputusan tersebut, pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp27 per saham.
Keputusan pembagian dividen tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta. Kebijakan ini melanjutkan tren kenaikan dividen MTDL dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun buku 2024, perseroan membagikan dividen Rp24 per saham, sedangkan untuk tahun buku 2023 sebesar Rp21 per saham.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengatakan konsistensi pembagian dividen merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.
“Kemampuan membukukan kinerja positif secara berkelanjutan dan menjaga kebijakan dividen yang atraktif menjadikan MTDL sebagai salah satu hidden gem di pasar modal Indonesia,” ujarnya.
Menurut Susanto, di tengah dinamika industri dan volatilitas pasar yang masih berlangsung, MTDL tetap mampu memberikan imbal hasil yang menarik bagi investor, baik melalui pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen secara rutin.
Pada kuartal I-2026, MTDL membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun atau tumbuh 21,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih tercatat Rp158,9 miliar, meningkat 3,4% secara tahunan.
Fokus Perluasan Portofolio dan Pendapatan Berulang
Menghadapi ketidakpastian akibat gejolak ekonomi global dan tensi geopolitik yang memengaruhi pola konsumsi pelanggan, MTDL memilih menjalankan sejumlah strategi adaptif guna menjaga pertumbuhan bisnis.
Perseroan akan memperkuat ekspansi melalui perluasan portofolio produk dan solusi, meningkatkan kedekatan dengan pelanggan, serta memperbesar kontribusi bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring revenue).
Pada unit bisnis Solusi dan Konsultasi Digital, MTDL berencana menata ulang arsitektur solusi serta memperluas kolaborasi dengan prinsipal teknologi baru yang menawarkan solusi lebih efisien.
Sementara pada unit Distribusi Digital, perusahaan akan mengoptimalkan kekuatan portofolio yang dimiliki melalui penambahan variasi produk smartphone dan notebook untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang lebih luas.
Sebagai salah satu perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terbesar di Indonesia, MTDL bergerak di bidang distribusi dan solusi teknologi, termasuk layanan cloud, keamanan siber, infrastruktur TI, data analytics, hingga kecerdasan buatan (AI).
Dengan kinerja yang tetap tumbuh dan rasio pembayaran dividen yang terjaga di atas 40%, MTDL berupaya mempertahankan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham.






