LintasBisnis.com – Tactical apparel mulai mengalami perubahan fungsi di tengah gaya hidup masyarakat modern yang semakin dinamis. Jika sebelumnya identik dengan pakaian untuk aktivitas tertentu, kini apparel tactical mulai dipandang sebagai pilihan busana yang dapat menunjang mobilitas sehari-hari.
Kebutuhan terhadap pakaian yang nyaman, fungsional, durable, sekaligus memiliki desain modern menjadi salah satu faktor yang mendorong berkembangnya tactical lifestyle.
Perspektif tersebut turut dibahas dalam podcast yang mempertemukan Choky Sitohang dan Raditya Dika. Percakapan keduanya menjadi momentum untuk melihat bagaimana tactical apparel dapat digunakan lebih luas, termasuk dalam aktivitas pekerjaan, meeting, traveling, hingga kegiatan sehari-hari.
Sebagai Brand Ambassador Cartenz Tactical, Choky Sitohang menjadi salah satu representasi penggunaan apparel tactical dalam berbagai aktivitas. Penggunaan tactical apparel tidak lagi terbatas pada kegiatan yang membutuhkan pakaian dengan fungsi khusus, tetapi mulai beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Cartenz Tactical melihat perubahan tersebut sebagai bagian dari perkembangan gaya hidup masyarakat. Melalui konsep Tactical Transformation Lifestyle, brand lokal ini menghadirkan apparel yang memadukan fungsi, kenyamanan, daya tahan, dan desain modern.
“Melalui Tactical Transformation Lifestyle, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap apparel tactical. Tactical bukan lagi hanya identik dengan aktivitas fisik yang berat, tetapi menjadi pilihan apparel yang mendukung mobilitas dan gaya hidup modern,” ujar perwakilan Cartenz Tactical.
Kehadiran Choky Sitohang dan Raditya Dika dalam podcast tersebut sekaligus membuka ruang percakapan yang lebih luas mengenai perkembangan tactical lifestyle di Indonesia.
Pembahasan ini menunjukkan bahwa kategori tactical apparel memiliki peluang untuk masuk ke berbagai aktivitas masyarakat modern. Dengan mengedepankan fungsi sekaligus tampilan yang lebih fleksibel, tactical apparel berpotensi menjadi bagian dari pilihan busana untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi, konsep tersebut menawarkan alternatif apparel yang tidak hanya mengutamakan penampilan, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan, fungsi, dan durability.









