Home / Dengan Transformasi Digital, Meliá Hotels International Catatkan Net Profit 140 Juta Euro di 2018

Dengan Transformasi Digital, Meliá Hotels International Catatkan Net Profit 140 Juta Euro di 2018

Lintas Bisnis.com Jakarta – Hotel internasional atau Meliá Hotels International mengakui, telah menunjukkan kinerja yang positif dengan strategis terhadap internalisasi dan transformasi digital. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan komitmennya dalam berbagai faktor sosial dan lingkungan melalui inisiatif ramah lingkungan serta penerapan kesetaraan gender dalam posisi manajerial internal.

Gabriel Escarrer Jaume, Executive Vice President dan CEO of Meliá Hotels International mengungkapkan, bahwa tahun 2018 lalu menjadi bukti nyata berubahnya lingkungan industri pariwisata dalam berbagai faktor internal dan eksternal.

“2018 merupakan tahun yang ditandai oleh berbagai perubahan, dan kini kami dapat melihat hasil dari rencana strategis perusahaan yang telah kami susun sejak tahun 2016 untuk meningkatkan proses transformasi dan memastikan kami berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menghadapi 2019, di mana kami masih melihat berbagai tantangan dalam segi digitalisasi, SDM, lingkungan, dan geopolitk,” ujar Gabriel.

Strategi bisnis yang dijalankan perusahaan memperoleh keuntungan dari penambahan modal sebesar 140,1 juta Euro, peningkatan 13% dari tahun sebelumnya, sementara group EBITDA juga meningkat 0,9% menjadi 307,8 juta Euro. Perusahaan menyoroti peningkatan signifikan dalam profitabilitas dan hasil keuangan yang sangat baik, serta berhasil mencapai tujuan keuangan di mana untuk tahun ketiga berturut-turut mencapai komitmennya untuk menjaga rasio Hutang Bersih/EBITDA di bawah 2x dan meratifikasi komitmen perusahaan untuk mempertahankan keuangan yang sehat. Meliá Hotels International juga menggarisbawahi keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan laba per saham bagi para stakeholder sebesar 250% dalam tiga tahun terakhir.

Strategi Transformasi

Hasil positif yang diraih pada 2018 tidak lepas dari rencana strategis yang telah diterapkan selama tiga tahun terakhir dalam rangka transformasi perusahaan. Perkembangan dan proses ini difokuskan dalam tiga area, yaitu peningkatan nilai bagi pemegang saham di mana perusahaan berhasil meningkatkan Penghasilan per Saham sebesar lebih dari 250% antara 2016 dan 2018.

Kemudian, konsolidasi keuangan dan resistensi terhadap siklus bisnis di mana perusahaan berhasil meraih objektif mereka dalam menjaga Net Debt/EBITDA di bawah 2x untuk tahun ketiga berturut-turut dan telah menyelesaikan satu dekade penguatan yang konsisten dari neraca, termasuk pengurangan berkelanjutan pada tingkat suku bunga rata-rata yang turun menjadi 3,2% pada tahun 2018.

Memperkuat kepemimpinan di hotel resor dan “bleisure” di mana perusahaan melakukan pembaruan dan reposisi produk di segmen kelas atas dan premium melalui 14.818 kamar baru serta lompatan digital dengan investasi lebih dari 130 juta euro antara 2015 dan 2018 dalam transformasi digital, yang menghasilkan peningkatan 68% pada penjualan melalui Meliá.com dan 72% di Meliá Pro (portal B2B Perusahaan) dan peningkatan 1,400% dalam penjualan melalui smartphone sejak 2015.

Peran Tren Digital dalam Pertumbuhan

Secara khusus, perusahaan melaporkan evolusi kuat dari strategi pemasaran mereka, yaitu melalui digital platform Meliá.com yang berfokus langsung kepada konsumen. Pertumbuhan pesat dalam digitalisasi terlihat jelas melalui peningkatan dari penjualan global sebesar 9.7%, serta melalui MeliáPro, kanal khusus perusahaan dalam penjualan business to business yang meningkat pesat sebesar 34.7% dan kini menjadi kanal strategis bagi segmen MICE.

Temuan menarik lainnya adalah penetrasi digital sales melalui Meliá.com yang meningkat pesat di berbagai wilayah seperti Mediterania dan Kuba yang bertambah sebesar 12%, Spanyol sebesar 20%, dan yang paling signifikan adalah di Asia Pasifik di mana online sales naik hinggal 35,7 %.

Berkaitan dengan respon positif ini, perusahaan juga menjadwalkan pembukaan properti baru secara intensif hingga tahun 2020, merencanakan sebanyak lebih dari 50 hotel yang terdiri dari 17 properti di wilayah Eropa, Timur tengah dan Afrika (EMEA), 16 properti di Asia Pasifik, dan sisanya di Afrika dan Amerika.

Seiring dengan pembukaan hotel baru, perusahaan juga berharap bahwa 20 properti baru yang telah diresmikan sebelumnya di tahun 2018 akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pendapatan perusahaan ke depannya.

Inisiatif Ramah Lingkungan dan Kesetaraan Gender

2018 juga ditutup dengan pemantapan komitmen perusahaan dalam ranah pelestarian lingkungan, di mana Meliá Hotels International mendapat pengakuan sebagai perusahaan hotel paling berkelanjutan peringkat ketiga di dunia oleh agen investasi berkelanjutan RobecoSAM, yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan Dow Jones Sustainability Index.

Pada tahun 2019, Meliá Hotels International juga diklasifikasikan dalam kategori “Silver Class” dalam RobecoSAM Sustainability Yearbook berkat komitmen publik signifikan yang dibuat oleh perusahaan, termasuk Sustainable Development Goals 2030 dari PBB dan komitmennya terhadap hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan.

Program lingkungan perusahaan juga memastikan 52,76% dari energi yang dikonsumsi oleh perusahaan secara global dipasok dari sumber-sumber yang terbarukan, sementara di Spanyol perusahaan telah berhasil mengimplementasikannya secara penuh (100%). Perusahaan juga menerapkan sistem manajemen lingkungan untuk semua properti dan 46% dari portofolio telah disertifikasi berdasarkan standar keberlanjutan.

Selain meningkatkan upaya dan inisiatif dalam aspek lingkungan, Meliá Hotels International juga mengusung tema keberagaman dan kesetaraan gender dalam manajemen internal, di mana sebanyak 25% dari posisi manajerial global kini diduduki oleh perempuan, dan saat ini sebesar 45% dari calon pengisi posisi manajemen merupakan kandidat perempuan.

Meliá Hotels International juga menjadi perusahaan pertama yang menandatangani perjanjian dengan Federasi Serikat Pekerja Internasional (IUF) industri perhotelan tentang pencegahan pelecehan seksual dan perusahaan juga membuat kemajuan dalam kesetaraan dengan bergabung dengan proyek pemberdayaan perempuan ClosinGap.

Prediksi Kuartal I dan 2019

Meliá Hotels International memiliki ekspektasi positif untuk hotel-hotel perkotaan di Spanyol, Inggris dan Eropa kontinental. Di Asia Pasifik, pembukaan baru dan operasi kecepatan penuh di hotel-hotel yang dibuka dalam beberapa tahun terakhir memungkinkan perusahaan untuk meramalkan konsolidasi tren positif yang terlihat pada 2018, tahun di mana kawasan ini secara signifikan meningkatkan kontribusi dan hasil secara keseluruhan.

Bagi Gabriel Escarrer, kemajuan yang dicapai adalah fondasi yang kuat bagi perusahaan untuk menghadapi tahun-tahun mendatang. Hasil Rencana Strategis terbarunya menempatkan perusahaannya pada posisi yang baik dalam mengatasi perubahan baru dalam siklus bisnis dengan model bisnis yang lebih kuat dan menguntungkan, portofolio hotel yang lebih beragam dan terkini yang menambah nilai lebih besar, dan reputasi yang memperkuat kepercayaan para investor dan pemangku kepentingan lain dalam lingkungan yang lebih tidak pasti.

“Strategi Meliá Hotels International akan terus memperkuat prioritas ini, serta transformasi digital yang telah memungkinkan kami untuk menjadi yang terdepan dalam industri baru model penjualan dan distribusi, memperluas digitalisasi ke karyawan kami dan membantu proses dalam melipatgandakan produktivitas dan efisiensi mereka, juga mengoptimalkan pengalaman karyawan dan pelanggan kami,” tutup Gabriel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *